Hati-hati : Akses internet cepat bisa membuat anda stress !

Mungkin sedikit kedengaran aneh. Bukankah selama ini kita justru mendambakan Internet yang cepat, stabil dan murah ?

Sebuah lembaga di Inggris, yaitu Talk Talk, perusahaan yang bergerak pada layanan internet. Mereka telah melakukan sebuah riset, ternyata kecepatan internet ternyata lebih sangat cepat dan hal tersebut memperngaruhi emosi seseorang. Mengapa ? karena kecepatan akses internet secara tidak langsung menimbulkan expectasi yang berlebihan terhadap dunia nyata.

Dari hasil survey tersebut disebut bahwa 70% netter, hilang kesabarannya jika sebuah blog terbuka lebih dari satu meit.

Dan untuk melampiaskan emosi karena jaringan yang melambat 19 % responden dengan rentang usia 19-40 tahun mengaku meleparkan sesuatu untuk menumpahkan kekesalan.

Baca Selanjutnya »

HP Samsung Omnia HD, Sudah Canggih Berbalut Emas Pula

hp omni goldSiapa sih yang tidak pernah mendengar Nama Samsung ? salah satu produsen electronik asal negeri ginseng ini terkenal dengan produk-produknya berkualitas baik. Dan salah satu produk Samsung yang dipasarkan di Indonesia adalah Hand Phone. Dan Samsung sudah termasuk di antara produsen ponsel dan smartphone yang rajin merilis versi eksklusi dari produknya.

Jika sebelumnya sempat merilis edisi Giorgio Armani, kali ini Samsung Omnia pun muncul dengan balutan emas. ( wow…)

Model baru yang diberi nama Samsung I8910 HD Gold Edition (Omnia HD, GT-I8910) ini memadukan kinerja yang handal, gaya, multimedia, dan fungsi penuh dalam satu perangkat. Tidak hanya penampilannya yang mewah dengan lapisan emas murni 24 karat, ini juga perangkat pertama yang bisa merekam video kelas high definition 720p.

Baca Selanjutnya »

Aku, Kau dan Rasa Hati Kita.

burung-pipitTik….tak….tik…tak….
Diamku dalam raga yang rapuh, terguncang
Termangu, terayun detak jam dinding yang berisik
Ku ingat engkau, pipit kecilku
Aku merindungan kicauan sumbangmu
Tapi mungkinkah ?
Tapi haruskah ?

Aku tak mungkin lagi merengkuh dera asmaramu,
Aku tidak harus bertekuk, terbelenggu dalam nestapa nuraniku,
Maafkan, maafkan aku…

Bukan aku tak perduli dengan semilir angin yang berdesau,
Bukan aku tak mau menatap pupus mentari pagi,
Bukan aku tak ingin mendengar seruling hatiku berbunyi,
Bukan aku tak hendak menggapai asa yang gemuruh bergelora…

Tapi kini, semuanya sudah tak mungkin lagi,
Tapi kini, semunya sudah tidak harus lagi,
Kau bukanlah pipit kecilku yang dulu lagi,
Kicauanmupun kini merdu, tak sumbang lagi

Baca Selanjutnya »