Menangislah dan Itu bukan dosa !!!

Ada beberapa macam jenis tangisan yang saya ketahui. Berasal dari kata dasar tangis yang pada dasarnya menerangkan keluarnya air dari mata (kelopak mata ?). Dalam pemahaman saya, mengeluarkan air dari mata dalam jumlah yang cukup banyak berarti menangis.

Mari sama-sama kita uraikan ( silahkan ditambahkan pada komentar ), beberapa jenis tangisan ini.

  • Tersedu-sedu, menangis perlahan bahkan hampir tidak bersuara, hanya air mata yang bercucuran dan sesekali disertai dengan sentakan bahu secara perlahan
  • Berlinang Air Mata, hanya air mata yang keluar, tanpa suara
  • Terisak, hampir sama dengan tersedu-sedu cuma durasinya lebih pendek
  • Menangis, cucuran air yang keluar dari mata banyak dan disertai dengan suara yang cukup nyaring
  • Tangisan Super, Menangis yang paling parang, disamping air mata yang keluar melebihi kapasitas, suara yang nyaring dan disertai dengan meronta-ronta
  • Jangan menangis, itu artinya anda tidak boleh mengeluarkan airmata, baik itu disertai dengan suara, meronta maupun tidak

Benarkah definisi tersebut ? menurut saya sih benar, nggak tahu kalau menurut guru bahasa. Lantas kaitannya dengan judul diatas ?

Pernah mendengar ibu/mama/bunda bilang “Anak laki kok nangis kayak perempuan” ?. Pertanyaannya, memang kalau laki-laki tidak boleh menangis ?

Saya dengan tegas mengatakan Boleh, Jika anda laki-laki dan merasa hebat kerana tidak pernah menangis, saat ini juga saya menyarankan anda untuk mendatangi dokter ahli jiwa/psikiater untuk memeriksa kesehatan mental anda dan mendatangi dokter ahli mata untuk mengecek tingkat kesehatan mata anda.

Saran saya, menangislah…apalagi jika tangisan tersebut membuat perasaan menjadi tenang.
Larangan saya, menangislah dengan wajar, jangan dengan tangisan super karena tidak baik. Jadi mana yang terbaik ? Menangisi hal yang wajar untuk ditangisi atau harus bersikukuh untuk tidak menangis hanya karena takut di katakan cengeng ? atau takut dikatakan seperti perempuan ? Dan satu hal yang penting, menangis itu tidak berdosa…
Tolong kasih tahu saya pendapat rekan-rekan semua. Happy Blogging :D .

Gong Xi Fa Chai.

Besok, tanggal 14 Februari 2010 masyarakat Tionghua/China akan merayakan hari raya Imlek yang ke 2561. Sejak pemerintahan Abdurahman Wahid Presiden RI yang ke-4, masyarakat Tionghua tidak perlu lagi takut merayakan imleks. Sebuah bentuk demokrasi yang seharusnya kita junjung dan kita hormati. Lantas apa hubungannya dengan saya ?

Saya memang pemeluk agama islam ( walau bukan pemeluk agama yang baik ), saya tidak lagi merayakan Imlek, tetapi ibu saya, orang yang melahirkan saya dengan taruhan nyawa masih merayakannya dan saya menghormati beliau sebagai ibu. Tanpa ibu saya tidak pernah melihat gemerlapnya dunia, gelimangnya kemaksiatan dan indah blogging.

Baca Selanjutnya »

99,99% Pasti Kecewa…

Rekan-rekan yang tidak tahu posisi saya berada, sudah memiliki nomor handphone saya dan menelpon saya pada siang hari pasti mengeluh dan mengumpat dalam hati.
Sombong, tidak mau mengangkat telepon dan lain sebagainya. Saya bisa memaklumi dan saya tidak pernah marah karena kekecewaan tersebut merupakan hal yang wajar. Semuanya pasti kesal, jengkel, marah dan lain sebagainya, jika menelpon tetapi teleponnya tidak pernah diangkat.
Walaupun sampai dengan saat ini baru beberapa teman blogger saja yang pernah menelepon, diantara Ganda Manurung, Deka Handayani dan Kang Mus.

Pertanyaannya, mengapa saya tidak pernah mengangkat telepon disiang hari ?
Jika saya seperti rekan-rekan blogger yang lain, berada ditengah kota atau berada dalam jangkauan jaringan yang memadai permasalahan ini pasti tidak pernah terjadi. Tetapi saya tinggal di tengah belantara kalimantan ( perbatasan kalimantan barat dan kalimantan tengah ( baca koordinat berikut : UMT Coordinates X : 0637568 | Y : 9934472 | Z : 315, Geographycal Coordinates S : OO° 35? 33,8? E: 112° 14? 10,5? H : 315 ) ).
Baca Selanjutnya »