Maaf, Template ini menjadi tidak Valid CSS 2.1

Maksud hati ingin mempercantik tampilan, tetapi apa daya pengetahuan dangkal. Dan akibatnya templat yang dulunya valid CSS 2.1 menjadi tidak valid lagi.
Letak kesalahan sudah diberitahu oleh CSS Validator, tetapi prakteknya masih belum menemukan dimana letak kesalahan yang sebenarnya. Kemungkinan kesalahan dikarenakan adanya penambahan plugins, tetapi sejujurnya masih belum yakin 100%.
Jika CSS template, saya meyakininya sudah valid karena sebelum penambahan pulgins error ini tidak ada. Mohon maaf jika kebetulan rekan-rekan blogger iseng mengklik icon CSS Validator pada footer, ternyata templatenya tidak valid.
Perbaikan sedang diupayakan secepatnya dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jika kebetulan para master mampir, mohon bantun advisnya.
Arghhh,… jadi dua kali dech.
Jika masih ribet dengan nomor 62 yang muncul. silahkan ubek-ubek markah hexadecimal untuk entitas
>.Lagi diubek-ibek kok mas, biar lebih mudah sementara kembali menggunakan baju lama dulu
Balik ke baju lama koq jadi sedikit kelihatan Om,…
Jika benar nih, mungkin Om bisa mencoba menghilangkan white spacenya dari baju baru CSS nya. Mungkin lagi lho ya.
Masih dicoba kok Mas
[...] pribadi ini di inspirasi oleh cerita Pak Aldy M. Aripin, pada tulisan Kegagalan validasi CSS level 2.1 saat melakukan pengembangan tema WordPress di personfield beliau. Sebelum menuliskan yang berbau [...]
[...] beberapa hari ini berkutat dengan related post yang aneh dan Validasi CSS yang gagal, mungkin saatnya santai sejenak dengan tertawa [...]
Di satu sisi, pemasangan ikon validator membantu mengevaluasi. Apalagi jika peramban tidak punya akses singkat (baca: semacam plugin/ekstensi) ke arah tersebut. Di sisi lain, seharusnya ikon tidak perlu dipasang, karena tiap halaman Web semestinya memiliki standar (dalam bahasa strict dibaca: validitas) tertentu. Jika tidak, mengapa para pembuat tema/theme mencantumkan status valid versi W3C?
Kan tidak semua pakai Fx dengan plugin web developer Bli Dani
Konvensinya, tema wordpress yang disebar/jual ke publik khan harus tetap lolos validator, "Validate! Validate! Validate!". Perkara nyampai enduser jadi aneh, Hal tersebut khan kesadaran masing-masing tentang FAQ spanduk Valid W3C, Rayimas.
Untung saja, saya bukan penjual, jadi tidak perlu menjawab komplain tentang kompabilitas tema yang saya jual. Anyway I still love that badges.
Opps…
, sekalian saja untuk yang suka iseng mengecek valid atau tidaknya sebuah halaman web/blog.
Pemasangan Badge sengaja dibuat pada footer bli, kayaknya kalau setiap halaman harus dicantumkan badge valid repot juga
[...] ini masih berkaitan dengan kegagalan validasi CSS dan keinginan narablog memiliki sekaligus belajar membuat/memiliki templat yang memenuhi standard [...]
[...] immediately visit His some blog post(Both of the posts is written in Indonesia) to make sure what is the problem. I found that the [...]
wah.. nyimak aja perbincangan ini……bnyak yg masih memusingkan..
[...] beberapa hari mumet dengan Validasi CSS bahkan sampai melibatkan para master dan PHP Ninja dan Alhamdullilah sudah rampung. Ehh… hari [...]