Stupid Guy : Suara Hati dan Realitas

burung cantikMenurut Bung Chairil Anwar “Hidup ini hanya menunda kekalahan”, sebuah kalimat frustasi yang sampai hari ini belum pernah saya paraf sebagai tanda persetujuan :D .  Mungkin dari satu sisi kalimat tersebut mengandung kebenaran, tetapi dari sisi lain mengandung keputus asaan yang tidak berujung.  Semua mahluk hidup pasti akan mati sesuai dengan pasangan kata hidup.  Tetapi apakah hidup ini hanya menunda kekalahan  ? mengapa hidup ini tidak dijadikan langkah awal untuk “hidup” yang lebih panjang ? kemudian apa hubungannya dengan suara hati dan realitas ? Apa pandangan anda ?

Komentar Yang Tertunda

Sebentar…., judul diatas bukan judul sinetron baru besutan pt. personfield motion picture, tapi hanya pemberitahuan ringan sekalian mencari alasan pembenaran :(

Saya mohon maaf, kepada narablog yang sudah memberikan komentar tetapi belum terbalas sampai dengan saat ini, bukanya disengaja tetapi semata-mata kerena kekhilafan dan kelemahan saya sebagai manusia biasa ( wew….mantap tenan alasan’e ).

Hey…bukankah komentar tidak harus dijawab ? Ops :( kebetulan blog ini mencoba menganut faham “U Comment I Follow”, walau kadang-kadang keselo juga. Jadi diupayakan sebisa mungkin komentar akan dibalas walaupun itu akan dilakukan satu atau dua bulan mendatang dan menurut Mas Anis sudah basi.

Thanks supportnya selama ini. Happy Blogging.

  Copyright secured by Digiprove © 2011 Aldy Markopiola

Anak : harta yang tidak ternilai harganya

Bukannya ingin menyombongkan diri dari rekan-rekan yang belum punya anak atau pasangan yang belum punya anak, tetapi cerita berikut ini hanya sebuah contoh orang tua memperlakukan anaknya. Memperlakukan anak dengan semestinya sebagai seorang anak, menyesuaikan diri dengan kemampuan berfikirnya dan beradaptasi dengan kondisi yang sedang dihadapinya. Bagaimana seharusnya kita bertindak ?