Personal Test : Aksesoris blog yang mengganggu
Pada bagian terdahulu, sudah kita bahas tentang hal-hal yang membuat narablog tidak memberikan komentar, meninggalkan blog dan berfikir sekali lagi untuk mendatangi blog yang pernah dikunjunginya.
Berikut ini beberapa masalah lain yang membuat saya merasa terganggu dan berfikir kembali untuk mendatangi blog yang pernah dikunjungi :
- Terlalu banyak gambar pada area postingan, sehingga memberikan kesan seakan-akan blog tersebut seperti foto blog tetapi prematur. Saat fungsi muat gambar otomatis pada peramban dimatikan saya kehilangan arah dan tidak mendapatkan penjelasan sama sekali atau hanya berupa tulisan satu dua kata dan tidak mampu mendeskripsikan gambar yang hilang dengan baik dan lebih parahnya lagi hanya ada angka 1(satu), 2(dua) dan seterusnya.
- Terlalu banyak javascript, pada kepala, tubuh, bilah sisi dan kaki blog. Mematikan fungsi java pada peramban justru membuat borang komentar menjadi mati, akibatnya saya tidak bisa memberikan komentar. Padahal artikel yang dimuat cukup bagus dan menarik minat untuk ikutan “membuat sampah”.
- Harus registrasi saat memberikan komentar, hmmm… saya datang berkunjung baik-baik, membaca dan memberikan komentar sebisa yang bisa saya lakukan. Mungkin komentar saya tidak berguna atau lebih cocok blog seperti ini hanya untuk komunitas terbatas
- Terlalu banyak pranala/tautan/link pada area postingan. Sebuah artikel akan lebih baik jika disertai dengan referansi tambahan (tidak wajib), tetapi jika jumlah tautan/link dalam artikel terlalu banyak kesannya seperti membaca wikipedia, dan lebih celakanya lagi tautan ke artikel yang sama. Pertanyaannya untuk apa? tautan hendaknya memberikan makna yang lebih, memberikan nilai tambah kepada pengunjung sekalipun itu blog pribadi. Jika hanya tautan dihalaman yang sama, sebaiknya tidak perlu dibuat tautan
- Popup iklan, beriklan diblog hukumnya sah (hukumnya siapa?), tetapi jangan membuat saya kaget karena kita tidak sedang main hantu-hantuan. Pengaya FireFox (adblock plus) memberikan kemudahan untuk memblok iklan namun patutnya disadari tidak semua pengguna bisa memanfaatkannya. Bagaimana dengan rekan-rekan yang menggunakan warnet? apakah diwarnet yang dikunjunginya memiliki fasilita tersebut? pemilik warnet mengijinkan?
Ach… sudahlah, tidak baik mengeluh terus. Tetapi tidak baik juga selalu mematikan fungsi standar sebuah peramban, solusinya? jangan difikirkan, silahkan jalan. Yoooo… kita blogging lagi.

1. Terlalu banyak gambar? Matikan semua fungsi gambar (love Opera
). Jadi tidak representatif? Peduli amat, pakai cache turbo (again love Opera
).
2. Terlalu banyak javascript? Matikan akses javascript (love Opera). Jadi tidak bisa berkomentar? Kalau kebelet banget, jadikan alasan menulis ‘response post’
– lumayan nambah ide. Atau gunakan pengaya seperti readability (ala Bli Dani) atau TinyRead (jika saya) di Firefox.
3. Wah, maaf, kalau forum boleh-lah mendaftar, tapi blog? Jangan dah, saya cukup senang bisa membaca saja kalau memang bermanfaat.
4. Terlalu banyak ‘self-linking’, aih…, narcissus banget tuh…, he he
. Biar saja, toh pranala tidak menganggu.
5. Iklan di mana-mana, bunuh saja, ABP di Firefox, Adthwart di Chrome, dan Opera tidak perlu apa-apa cuma klik kanan dan blok elemen halaman
.
Mas Cahya, mematikan semua fungsi peramban? sudah menggunakan opera, mengaktifkan tembolok turbo, blok elemen, habis sudah semuanya digunakan.
Cahya,
Lebih enak lagi, daftarkan blognya di feed reader, kemudian baca di situ, tapi matiin dulu gambar, javascript, dan CSSnya. Dijamin maknyus
Makasih infonya
Maaf saya baru ngeblog lagi nih hehe.
Salam persohiblogan
Sama-sama Mas, udah mulai jalan-jalan lagi? Selamat ya…
Apakah postingan ini masuk ke dalam kategori ‘kritik blogger’?
Kritik blogger sudah menjadi subdomainya Mas Ris.
Ini kritik untuk diri sendiri.
Solusi untuk poin ke-4: copy artikelnya, lalu paste di notepad atau wordpad. Kemudian simpan. Lalu baca selagi offline.
Kayak baca koran aja.
Kenapa fungsi muat gambar otomatis dimatikan? hal ini bisa jadi perdebatan sengit…. saya termasuk orang tidak setuju kl fungsi muat gambar dimatikan utk alasan apapun kakang…
Keukeh lah pokoknya kakang….
Masing-masing user punya kebijakan masing-masing. Lha adipati koneksi internetnya pita lebar/lebar pita?, kalau mematikan images justru mubajir.
Benar… q lebih mengutamakan kenyaman pengunjung…
Ternyata belum semuanya mas