Blogger bebas merdeka
Blogging sudah menjadi semacam kewajiban, khususnya bagi rekan-rekan yang sangat sering berinteraksi dengan dunia maya. Bahkan sampai muncul ejekan jika belum memiliki blog. Tetapi bagi saya blog hanyalah sebuah sarana untuk menuliskan yang ingin saya tulis. Tidak ada beban tenggat waktu yang harus dialami, tidak ada kewajiban posting setiap hari atau dengan kata lain saya memilih menjadi blogger bebas merdeka.
Itulah sebabnya dalam blog ini, tidak ada topik khusus yang saya tulis. Saya menulis yang mau saya tulis, yang saya sukai dan yang menjadi ganjalan. Multi topik. Dengan begitu memberikan kebebasan kepada saya mau menulis apa saja.
Saya tidak pernah perduli dengan Google Page Rank, Search Engine Optimazition, Search Engine Rangking Page’s dan konyolnya saya juga tidak perduli apakah materi blog ini diindex atau tidak oleh mesin pencari seperti Google, walaupun saya tetap mencoba untuk perduli blog ini valid HTML dan CSS. Mungkin kedengaran aneh, tapi untuk apa?
Setiap blog tentu memiliki tujuannya masing-masing. Pada blog ini mungkin saya bisa berlaku seperti ini tetapi mungkin tidak pada blog saya yang lain. What? yap, karena setiap blog memiliki tujuannya sendiri.
Bagi saya, menulis diblog tidak harus menjadi beban. Ketika saya mau membuat sebuah tulisan, saya akan menulis dan mem-publish-nya, demikian juga ketika rasa malas mulai datang, saya lebih memilih hanya melakukan "jalan-jalan keblog lain", itulah sebabnya mengapa blog ini tidak memiliki jadwal postingan yang jelas.
Menjadi blogger bebas merdeka, mungkin bisa membuat lebih betah nge-blog. Toh ketika suatu saat saya tidak lagi tertarik dengan dunia blogging, yang saya lakukan cukup pergi dengan santai. Yang pada gilirannya, domain akan expired dan blog ini hanya menjadi sampah. Asyik nggak? Mungkin rekan-rekan blogger punya pandangan lain?
Notes : Tulisan ini dibuat dengan bantuan Windows Live Writer.
betol
setujuuuuu
suka2 kita kan ya mas mau nulis apa dan kapan
btw dah lama ga maen ke rumah mas aldy jadi kangen
apa kabarmu mas?
Maen setuju aja, diatas itukan triksnya orang malas?
Mbak Julie, baik mbak. Tumben, sore-sore nyasar kesini?
Kalau saya memang berorientasi ingin menjadi blogger professional. Ngeblog sudah jadi salah satu penghasilan utama saya. Untuk kasus ini memang saran di atas sangat tidak cocok.
Untuk blog professional memang ada tekanan jadwal posting, kualitas, dst. Memang saya ada rencana ingin membuat blog lain yang sifatnya pribadi, bebas posting, dengan tema macam-macam. Saya mempertimbangkan thumblog. Saya terinspirasi dari chris spooner, pemilik Spoongraphics. Dia punya 2 situs utama (Desain Photoshop dan Web) dan 2 situs personal (anjingnya dan dia pribadi). Dengan cara begitu, memang memberi kesan professional.
Mas Jeprie,
Betul mas, tips ini sangat tidak dianjurkan untuk blog yang berorientasi profesional seperti milik Mas Jeprie. Saya mendukung keingan mas Jeprie tersebut, pemisahan antara blog pribadi dengan blog profesional harus jelas, tidak lucu jika keduanya dicampur
Masalahnya yang ini saja masih kesulitan untuk update-nya. Saya sekarang nulis juga untuk beberapa situs lain, jadi sulit sekali mencari waktu. Saya juga masih belum mengerti cara menggunakan thumblr. Banyak yang bilang gampang, cuma saya belum sempat nyoba lagi.
Mas Jeprie,
Sayang, saya juga belum pernah menggunakan thumblr, andai pernah dengan senang hati saya membantu.
Membagi waktu kadang menjadi dilema mas, tapi seperti mas, saya merasakan kesenangan tersendiri. Melakukan sesuatu yang disenangi, kemudian mendapat bayaran dari itu.
I bet you wish george bush was still president now
George Bush? i don’t think so, cause i love obama
Bagi sebagian orang blog itu adalah sebuah mahakarya Kakang… ntahlah saya sendiri belum pernah kepikiran utk meninggalkan dunia blog-in ini kakang prabu… tapi sedikit banyak saya setuju dengan pandangan kakang prabu.
Adipati,
saya sendiri menganggap blog sebuah mahakarya saya secara pribadi, saya memang menulis pada bagian akhir, jika saya ingin meninggalkan blog caranya juga sangat gampang. Tetapi didunia ini saya bisa menulis, melepaskan semua yang mengganjal dalam fikiran saya, saya tidak pernah takut dengan tajamnya mata pisau sensor, karena saya sendirilah yang menyensornya.
Walaupun saya sadari, pendapat, pemikiran dan unek-unek yang ada dalam blog ini tidak semuanya sepaham bahkan ada yang bertolak belakang dengan pemikiran saya, tetapi itulah dinamika, saya bisa mengerti letak dan kekurangan saya justru dari pendapat narablog lain. Dan saya tidak perduli pahit dan manisnya pendapat karena semua punya hak dan pada akhirnya saya juga yang dimenangkan, karena saya dapat memetik hikmahnya :nari
di dunia maya, blogger juga harus merdeka… merdeka untuk menulis apa saja selama tidak melanggar aturan. Merdeka!!
Akur Bli, 100% setuju
Bebas! Yang penting menulis!
iya mas memang lebih baik begitu..santai dalam ngeblog akan menjadikan aktvitas ini menyenangkan dan tidak terasa menjadi sebuah beban..blogwalking juga bukan hanya untuk mendapatkan kunjungan balik dan traffic, tapi lebih sekedar pemenuhan kebutuhan utk silaturahmi dan mendapatkan ilmu dari teman-teman yang lain..btw blognya dua y mas aldy ni
salam