Maaf, jika isi tulisan ini hanya seperti ini, kosong tiada bermakna.  Kekecewaan mungkin menghinggapi ketika menemukan sesuatu yang kita anggap kosong, padahal sebelumnya kita berharap mendapatkan isinya.

Tetapi inilah hidup, ada kalanya berisi tetapi pada lain kesempatan akan melompong.  Haruskah kecewa? maaf, jika ternyata saya mengecewakan rekan-rekan semua.  Tetapi intinya saya mengajak kita semua untuk merenung, benarkah sesuatu yang kita anggap kosong itu benar-benar kosong?