Blogger bebas merdeka

Blogging sudah menjadi semacam kewajiban, khususnya bagi rekan-rekan yang sangat sering berinteraksi dengan dunia maya. Bahkan sampai muncul ejekan jika belum memiliki blog. Tetapi bagi saya blog hanyalah sebuah sarana untuk menuliskan yang ingin saya tulis. Tidak ada beban tenggat waktu yang harus dialami, tidak ada kewajiban posting setiap hari atau dengan kata lain saya memilih menjadi blogger bebas merdeka.

Itulah sebabnya dalam blog ini, tidak ada topik khusus yang saya tulis. Saya menulis yang mau saya tulis, yang saya sukai dan yang menjadi ganjalan.  Multi topik.  Dengan begitu memberikan kebebasan kepada saya mau menulis apa saja. Sesederhana itu?

Puasa, tidak wajib…

“Siapa bilang puasa itu wajib? jika ada yang mengatakan puasa itu wajib silahkan temui saya dan akan saya pertanyakan landasan hukumnya”. Saya terkesima mendengar kata-kata tersebut keluar dari bibir teman saya sendiri. Bagaimana mungkin, teman yang selama ini menjadi panutan kami menjalan ibadah tiba-tiba bicara seperti ini. Habis mimpi apa dia.

“Bro, jangan membuat pernyataan yang bukan-bukan, kita semua tahu puasa Ramadhan ini wajib hukumnya”, salah seorang teman menyanggah. Tetapi dia hanya tersenyum kecil. “Kamu bro, apa pendapatmu?”, pertanyaan ini justru dia lemparkan kepada teman yang lain. Benarkah puasa tidak wajib?

Bocah!

Smile to?

Anda bohong jika mengatakan Indonesia kaya, buktinya bocah pedalaman ini hanya bermain diujung potongan kayu yang tumbang untuk membuat huma.

Foto ini tidak melewati proses perbaikan digital, ditampilkan apa adanya. Cropping foto menggunakan Photoshop.