Triks menghadapi si ekstrim
Dalam pergaulan sehari-hari, kita sering mendapati adanya teman yang bersikap ekstrim, non toleransi dan merasa dirinya paling benar. Bahkan setelah tahu pendapat yang dia kemukakan salah, masih juga berdalih, berlapis-lapis mirip kue lapis setengah matang.
Kesal, jengkel dan uring-uringan jika mendapat teman yang seperti ini? pasti. Tetapi tidak seharusnya kita membenci atau menyingkirkan dia dari kelompok pergaulan. Karena, tidak semua pendapat yang dikemukan salah, bahkan mungkin lebih baik dari pendapat kita.
Jika saya ketemu dengan teman seperti ini, ada beberapa hal yang sering saya lakukan.
- Biarkan dia mengemukakan pendapatnya, pancing agar dia bicara terus menerus, bila perlu sampai dia bosan. Syaratnya, anda harus siap menjadi pendengar yang baik, manfaatkan penjelasannya sebagai senjata untuk mengajukan pertanyaan lanjutan. Manfaatkan dengan baik kata-kata mungkin, apa, mengapa, atau dan kata-kata lainnya yang bersifat bertanya. Biarkan seakan-akan dia sangat cerdas. Sanggup?
- Lakukan debat yang cerdas. Jangan debat kusir. Syaratnya, anda harus memiliki kemampuan debat cukup baik dan tidak terpancing adu mulut. Sikap extrim tidak akan berhasil dilawan dengan ilmu kepala batu. Selain itu, anda harus memiliki pengetahuan yang baik, terutama berhubungan dengan materi perdebatan. Jika tidak, kembali ke trik pertama.
- Berpura-pura sakit perut dan ingin buang air besar, upayakan disertai dengan pembuangan gas. Tidak sopan? mungkin. Tetapi sepertinya lebih baik dari pada pergi sambil menunjukan perasaan tidak senang.
Trik-trik diatas mungkin tidak baik, maukah rekan-rekan berbagi trik yang lain?
manteb nie pak ilmunya buat ngadepin orang orang yang gak mau kalah nie, biar kata udah tau d
kalo dia itu sebenernya salah..
Tips yang lumayan walo rada sedikit aneh bagiku but it’s ok!
menurut saya, tips nomor 1 adalah yang paling tepat dipraktekkan. namun dalam pelaksanaannya tentu tidak mudah. butuh kesabaran ekstra.
terlepas dari ketiga saran tersebut. saya lebih suka memberi ‘pelajaran’ bagi orang keras kepala. sesekali harus dibikin mati kutu di hadapan orang banyak. biar kapok. hehehe.
gag kuk kang… saiia gag terlibat di dalamnya..
kebetulan ajja saiia di percaya buat promosiin mereka
Assalaamu’alaikum Nanda Aldy…
Subhanallah… karena laluan kemari selalu berhalangan bagi bunda sehingga hari ini baru kesampaian, menunjukkan jauhnya tempat kerja nanda di sana. Bunda tidak bisa melalui jalan biasa terus dari rumah bunda tapi harus menyusuri jalan dunia lain untuk sampei kemari. Ahh.. tertinggal banyak moment yang indah dari pengalaman nanda.
Untu menghadapi orang sebegini, bunda biasanya menggunakan tips pertama sahaja, menjadi pendengar yang baik sambil2 buat tugasan bunda kerana kebiasaannya teman2 sebegini datang ke meja bunda. bunda suka mendengar butiran yang mereka luahkan yang terkadang membuat bunda tersenyum dan ketawa melihat ragam badan dan bahasanya. Walau bosan tetapi masih setia kerana tidak bisa menghalau lantaran dia adalah tetamu. Tunggu sehingga dia selesai dan mengundur diri. Hehehehe… lega.
Sungguh, bunda setuju bahawa bicara mereka walau seperti tin kosong namun ada kebaikan untuk diambil sebagai sempadan dan teladan. Terkadang bimbang juga memikirkan diri sendiri mungkin begitu juga tanpa kita sadari. Masya Allah.
Salam mesra dari bunda di Sarikei, Sarawak.
Udah balik kah dari tengah belantara?
Saya suka dgr org ngomong(tapi, bukan asal ngomong). Biasanya jika ada orang tua ngomongin sesuatu, saya akan pasang telinga lebar2 lalu dengerin percakapan mereka ‘saya membutuhkan pengalaman’. ya walaupun cuma cerita
tapi, jika si tukang ngomong yg hanya tahu teory ‘tanpa bukti’, Langsung minggat aja “buat apa di dengerin” buang waktu. Kan banyak tuh, org seperti itu, ngocehnya banyak tapi skilnya nihil.
kalau lama ga kelihatan gini, biasanya mas Aldy sedang menyusuri hutan nih…
mas aldyyyyyyyyyyyy
knock knock
yang susah tu nahan emosi pak pas lagi debat, apalagi gelihat org berkepala batu.
kalo kapasitas p aldy dalam debat, kayaknya bolehlah…baik online maupun offline sedkit banyak dah tau ..( * sok tahu.. hehe
kalau saya mendingan dicuekin aja mas