Chose To LiveBanyak cara orang menikmati hidup. Ada yang mensyukurinya dalam kondisi apapun, ada yang selalu bekeluh kesah padahal sudah berkecukupan, ada yang berada diatara keduanya. Dimana posisi anda?

Cara yang paling sederhana menikmati hidup adalah dengan menyesuaikan situasi, kondisi, pandangangan dan jangkauan yang kita miliki. Belajar menikmati yang kita dapat hari ini dan mencoba mencari kelebihannya pada esok hari, sederhanakan masalah yang dihadapi pada hari ini, tanamkan sikap optimisme untuk esok hari. Jika semua mahluk yang menyebut dirinya manusia bersikap seperti ini, Isyah Allah, kita tidak butuh rumah sakit jiwa. Kita tidak butuh balai pengobatan ketergantungan Mirasantika-nya bung Rhoma Irama.

Permasalahannya tidak sesederhana paragraf diatas. Setiap orang memiliki sifat, tabiat, kadar emosi, ambisi yang berbeda. Sehingga tips diatas mungkin tidak berguna. Benarkah? Silahkan jawab sendiri. Aku lagi capek.

Apa yang anda lakukan pada pagi hari? mlungker dibawah selimut? atau buru-buru mandi karena takut terlambat sampai ditempat kerja? Jika semua itu dilakukan dengan hati yang lapang, dengan perasaan gembira, bahkan ketika terlambat ngator dipoloti pimpinanpun kita akan berlapang dada. Ucapkan syukur kepada Yang Maha Kuasa, walaupun terlambat masuk kerja anda masih selamat sampai ditempat tujuan.

Aku sendiri, menjalani hidup ini dengan santai. Nggak punya uang? cari teman yang bisa memberikan pinjaman. Tidak dapat? hey…, bukankah tabungan anda sejak sepuluh tahun yang lalu belum pernah di cairkan?.
Empat hal berikut yang sering aku lakukan untuk menikmati hidup.

Jangan sering marah, ada yang mengatakan kalau aku manusia batu karena sangat jarang marah. Marah akan menghilangkan untuk sementara waktu otak anda yang cerdas. Marahlah dengan bijak. Aku pernah cicaci dengan dikatakan anjrit, tapi aku hanya senyum dan mengajak bicara yang mengatakan aku anjrit. Andai benar aku anjrit, seharusnya dia sadar kalau dia sudah termasuk anjrit, karena hanya anjrit yang bisa memaki anjrit. Hati-hati, jangan pernah memaki anjing yang menggondol sandal anda tadi malam, karena ndak mungkin anjing memakai sandal manusia. Sandal anjing hanya cocok dipakai anjing. :D

Mengadu jangan mengaduh, jika ada masalah yang bikin mumet aku biasanya mengadu kepada yang Buat. Kalau motor bebek Honda tahun 70-an rusak, jangan bawa ke bengkel non Honda, karena hasilnya tidak maksimal. Kepada yang membuatnyalah kita memperbaiki motor rusak itu. Selain mengadu kepada Yang Maha Kuasa, sesekali mengadulah kepada orang-orang yang anda cintai. Jangan takut dikatakan cengeng, percayalah orang yang anda cintai akan dengan senang hati membantu. Bukankah hakikat cinta itu membuat senang orang yang dicintainya? tapi ingat! jangan membawa masalah pekerjaan kantor kerumah. Urusan kantor selesaikan dikantor. Dirumah, keluarga adalah segalanya. Jadi mengadulah jangan mengaduh. Bedakan itu!.

Selalu melihat kebawah, aku lahir dari keluarga yang sangat sederhana. Yang namanya hidup susah, sudah bosan. Dan Alhamdullilah, sekarang diberikan rejeki oleh-Nya yang cukup. Walaupun belum cukup untuk beli mobil, tapi cukup untuk membiaya kehidupan keluarga dan menyekolahkan anak. Adakalanya menghadapi kesuliatan, tapi aku selalu melihat dan merenung, masih banyak orang yang hidupnya lebih susah, kenapa aku yang diberikan rejeki sebanyak ini masih kurang banyak? masih ingin mendongak keatas terus (pegal tuh leher). Jika selalu mendongak, suatu saat tersandung maka garansinya terjungkal, sakit. Kalau lebih banyak melihat kebawah, anda tidak akan tersandung. Mengodak sesekali juga perlu untuk memacu semangat agar tidak terlalu jauh tertinggal dari kebanyakan orang.

Bersyukurlah, ini ilmu hati yang paling baik. Tidak mudah menjadi orang yang selalu bersyukur, butuh tempaan batin, butuh ujian yang berat. Mensyukuri hal yang nyaman, mensyukuri yang tidak nyaman akan terasa sama nikmatnya jika kita mampu memaknainya. Selalu bersyukur kepada sang pencipta, jangan bersyukur kepada sesuatu yang tidak jelas. Salah seorang seleb kita memberikan contoh cara bersyukur yang paling jelek, jangan tiru itu.

Empat hal pokok ini selalu aku lakukan, walaupun aku kadang harus bekerja lebih dari 16 jam perhari, semuanya terasa nikmat dan Alhamdullah, aku diberikan oleh yang maha kuasa kenikmatan yang mungkin tidak pernah dirasakan oleh rekan-rekan blogger. Masih sulit menikmati hidup?

Gambar dari :I Chose To Live