Antara rok mini, kamu, saya dan kita semua…
Kenapa pula ketika jaman nabi Adam dulu tidak ada yang meributkan Siti Hawa yang hanya menggunakan pakaian two piece? karena ketika itu otak kaum adam belum rusak seperti saat ini dan sudah wayahkan kaum lelaki (egois) yang selalu tidak mau disalahkan. Perempuan mengenakan rok mini, malah otaknya yang ngeres. Para wanita mengenakan celana ketat, malah celana kaum adampun ikut-ikutan ketat.
Siapa yang salah? tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar! loh?
Janganlah kita berandai-andai menjawab persoalan rok mini tersebut, cobalah kembali kepada isi kepala kita masing-masing, yang perempuan benahi pemahaman penggunaan rok mini dan yang jantan penahi isi kepalanya.
Jangan anda bawa-bawa falsafah agama disini, tidak ada agama didunia ini yang mengajarkan kepada umatnya untuk berbuat sesuatu yang merugikan (kecuali agama sesat menurut pandangan agama benar).
Sederhana saja, jika masing-masing pihak bisa menempatkan diri pada porsi masing-masing, tidak ada lagi saling menyalahkan hanya karena selembar rok mini.
Ada lagi teori yang mengatakan, kejahatan seksual meningkat karena meningkatnya penggunaan rok mini. Benarkah?
Hahaha… Rok mini, apa lagi ya yang mini2 ini bisa gimana gitu,
btw busway, komen saya disini ketangkap hansip lagi, hansipnya sadis amat disini, hehehe…
Kan tidak selalu yang mini itu enak Den.
aku ga ngerti om., yang aku ngerti coma rok mininya doang wkwkwk/.
Hehehe…kalau sudah rok mini pasti pada ngerti semua mas.
semuanya dikembalikan pada keduanya aja Om
si laki-laki membersihkan pikirannya, dan si wanita menjaga penampilannya saja:)
Hehehe…Seharusnya memang seperti itu, tapi isi kepala setiap orang siapa yang tahu?
iya juga sih Om.
Bang Napi bilang, Kejahatan muncul bukan karena ada niat dari pelakunya, tapi karena ada kesempatan untuk melakukan kejahatan..
Jadi terkait rok mini dan pikiran-pikirang ngeres, sepertinya..
Pikiran-pikiran ngeres muncul bukan karena pikiran dari pribadi yang kotor, namun karena ada cewek memakai rok mini. Waspadalah..waspadalah..haaahaha
Itu artinya peringatan bang Napi harus diperhatikan
, tidak mungkin ada asap ndak ada api, walaupun api palsu.
Sebenernya yang salah sih…. hmmm, saya jadi bingung sendiri, wkwkwkw

Disatu sisi, si cowek memancing otak si cowok dengan rok yang seksi.
Tapi disisi lain, kalo dasarnya otak si cowok udah ngeres, ya tindak kejahatan bisa aja terjadi.
Bingung jadinya
Tapi di Jayapura sini, PNS-nya dilarang pake rok mini mas, ada aturan baru
sebaiknya memang ada aturan pada lingkup internal seperti itu mas, setidaknya bisa menghalangi kaum ngeres.
Kalo udah piktor susah om, ada aja alasannya…
Hehehe…kalau sudah piktor sih emang susah.
Bingung saya sama tingkah petinggi negeri ini mungkin sudah banyak skandal yang terjadi jadi mencoba meminialisir :p
Dan sebenernya tidak ada yang salah di sini. mungkin tinggal saling mengeri aja pihak petinggi wanitanya. kalo orang-orang umum banyak bertanya, “kenapa harus dilarang?” ada 2 jawaban.
1. takut pas sidang engga konsen dan focusnya ke bawah
2. takut para laki-lakinya ikutan pake rok mini juga
Keknya gak perlu bingung mas, memang sudah seperti itu adanya
benar juga tuh mas…
kan kebanyakan gara gara rok mini buat otak jadi ngeres hwhwhwhw
Kasian juga si ‘rok mini’, gara-gara yang lihat otaknya mini, dia jadi korban.
Saya membaca dan berkomentar dengan bantuan yang mini. Terasa lebih nyaman dengan koneksi mini
Hehehe…kadang-kadang yang mini enak juga ya Cak?