Anda salah, lalu?

Judul dengan pertanyaan diatas adalah judul yang bodoh dan dungu. Jika salah (terbukti secara sah dan meyakinkan), tidak ada lagi peluang untuk mencari alasan, jalan terbaik dan mulia yang dapat anda lakukan adalah MEMINTA MAAF.

Anda Malu? buang kemaluan anda jauh-jauh.

Anda Gengsi? silahkan makan gensinya sampai puasa anda batal.

Anda merasa derajat anda lebih tinggi? hey…Tuhan tidak butuh derajat mu bok! dimata-Nya kita ini sama saja.

Anda takut permintaan maaf anda ditolak? datangi dan minta maaf. Ingat, tidak semua permintaan bisa dikabulkan, jika anda sudah minta maaf tetapi dia tidak memaafkan anda, setidaknya anda sudah punya niat baik mengakui kesalahan yang telah anda lalukan. Tuhan saja tidak mengabulkan semua permintaan umat-Nya. Apalagi dia orang tempat anda melakukan kesalahan.

Introspeksi diri, coba berkaca (awas, jangan karena buruk rupa, cermin dipecahkan), mengapa anda bisa melakukan kesalahan tersebut, ini berfungsi sebagai alarm bagi anda agar kejadian konyol tersebut tidak terulang kembali.

Jika demikian adanya, masih perlu mencari alasan untuk tidak meminta maaf? Permintaan maaf tidak akan menurunkan citra diri anda, tetapi justru mengangkatnya dan menunjukan bahwa anda mahluk yang berjiwa besar.

Mungkin rekan-rekan narablog berniat menambahkan yang lainnya? Monggo.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Aldy Markopiola

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

64 Tanggapan

  1. TuSuda says:

    Saya Mohon Maaf, sering terlambat dan baru sempat berkunjung kesini. 😉

  2. imadewira says:

    Kalau sudah merasa salah ya sebaiknya langsung minta maaf tanpa perlu diminta. kemudian mengambil pelajaran dari kesalahan tersebut agar sebisa mungkin tidak terjadi lagi.

  3. i say sorry for that 😉