Avatar dengan Foto Sendiri Sama Dengan Narsis, Benarkah ?

Artikel ini berasal dari perbincangan offline dengan teman-teman saya yang saat ini baru “belajar ” ngeblog. Dari hal yang non prinsip sampai pada hal yang prinsip. Dari sekian banyak yang dibahas entah mengapa saya tertarik dengan pendapat salah seorang teman yang mengatakan bahwa membuat avatar dengan foto sendiri adalah perbuatan narsis. Saya mungkin tidak perlu menjelaskan lagi arti/makna kata narsis, karena saya yakin rekan-rekan blogger pasti sudah tahu.

Kemudian dengan ilmu tenggelam-timbul yang saya miliki saya mencoba untuk menganalisa ( tentu saja analisa sekenanya ), benarkah avatar dengan foto sendiri adalah pebuatan yang Narsis ?

Jika merujuk pada kata narsis, mungkin ada benarnya penggunaan avatar dengan foto diri sendiri masuk kategori Narsis, apakah perbuatan itu dibenarkan ?

Please, jangan tanya saya dari sudut pandang agama, jika dari sudut ini yang rekan-rekan maksudkan silahkan tanyakan kepada kakak saya Mbak Dewi Yana.

Saya hanya mampu melihatnya dari sisi Self Branding, menurut saya, avatar dengan foto diri lebih menunjukan identitas yang jelas pemilik blog, dengan demikian jika kita sudah familir dengan avatar blog tertentu, tanpa melihat alamat blog, hanya dengan melihat avatarnya saja kita sudah tahu ini blog siapa, ini artikel siapa atau ini komentarnya siapa.

Saya sendiri, menggunakan avatar yang berbeda untuk setiap email saya dan saya enjoy melakukannya, rekan saya yang lain Mas HP Nugroho juga memiliki dua atau tiga avatar, Mas Abdul Cholik juga menggunakan avatar yang berbeda untuk setiap emailnya.

Lantas adakah yang salah ? saya mengatakannya TIDAK SALAH. Adakah pendapat rekan-rekan yang lain ? jika ada dan tidak berkeberatan mohon sharing alasan menggunakan avatar dengan foto sendiri.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Aldy Markopiola

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari tiga orang putu (update). Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

45 Tanggapan

  1. Cahya says:

    Saya rasa avatar dengan foto sendiri berarti kita menyediakan identitas yang kredibel, membuktikan kesahihan identitas itu sendiri.

    Mungkin saya malah lebih setuju kalau avatar adalah foto yang bersangkutan sendiri 🙂

    Kalau avatar narsis, berarti foto di KTP gimana ya? 😀

    • Aldy says:

      Mas Cahya,
      Saya sepakat, dengan demikian kita tidak menyembunyikan diri dan secara tidak langsung kita siap mempertanggungjawabkan yang ada pada artikel kita,
      KTP dengan foto sendiri ? ;D wah kalau ini mah wajib je…dan bukan/sungguh bukan narsis. Atau foto di KTP kita setarakan dengan avatar pada blog saja ?

  2. BlogCamp says:

    Kan lebih baik narsis daripada minder mas.
    Justeru dengan foto sendiri menunjukkan kitalah pemilik blog itu. Soalnya ada yang pakai foto wanita padahal pemiliknya pria. Atau gambar gendrowo ( hantu), lha untuk apa.
    Saya kartu kredit juga ada yang pake foto sendiri kok.
    Kalau saya pake avatar dengan tutup kepala udeng, itu kan sambil promosi wisata ha ha ha.
    Santai saja mas.
    Terima kasih.
    Salam hangat dari Surabaya

    • Aldy says:

      😀 benar juga mas, mendingan Narsis dari pada minder. Saya sih santai kok mas bahkan enjoy menggunakan avatar dengan foto sendiri.

  3. arkasala says:

    Saya setuju dengan PakDhe Mas Aldy walau avatar saya yang berfoto tidak pernah saya pake. Maksudnya semua oke-oke saja dan saya memandang positif sama avatar dengan foto diri.
    Trims Mas.
    Salam 🙂

    • Aldy says:

      Memang kang Yayat nggak pake Foto Sendiri, tetapi dengan menggunakan Logo Blog sebagai avatar juga sudah menunjukan identitas diri.

  4. hpnugroho says:

    sebelumnya sy malah gak tahu persis apa maksudnya narsis itu, apakah sama dengan sombong ? kalau sama artinya saya jelas katakan tidak juga, kita menggunakan avatar dengan photo tidak ada maksud menyombongkan diri tetapi lebih kepada menunjukan eksistensi ..

    masa sih hanya memakai photo saja sudah dikatakan narsis, bagaimana dengan artis-artis yang photonya bertaburan dimana-mana, atau seperti mas Cahya bilang bagaimana dengan photo di ktp ?

    saya pikir kembali kepada niat kita secara individu, apakah memajang photo tersebut gunanya agar mudah dikenali orang lain dan menunjukan bahwa kita ini manusia atau digunakan untuk menyombongkan diri, menunjukan “ini lho saya, yang ganteng, yang cantik, yang pinter ..dsb …dsb ..”

    intinya, setuju dengan yg mas Aldy simpulkan diatas … “avatar dengan foto diri lebih menunjukan identitas yang jelas pemilik blog

    • Aldy says:

      Narsis = suka memuji diri sendiri.
      Saya juga sependapat Mas Nugroho, penggunaan foto diri sebagai avatar bukan Narsis, tetapi seperti yang mas Wahyu tulis, semuanya kembali kepada masing-masing person-nya.

  5. Agnes Sekar says:

    Selamat malam Aldy, jika saya menilai dari sisi Integritas, sesuai yang ditampilkan itu juga orangnya, sehingga akan memberikan kesan apa adanya, dari pada yang tidak mau mencantumkan identitasnya sama sekali, sekedar share pd salah satu edisinya termehek-mehek pernah menampilkan seorang laki-laki bujang yg selalu menyembunyikan identitasnya , ia melakukan hubungan cinta jarak jauh dg menggunakan samaran sampai ketika akan menikah si perempuan yg berasal dr Australia datang menjemput terjadilah malapetaka itu yg sebenarnya itu hanya khayalan si pemuda yg ternyata buntung kakinya ini hanya contoh Untuk itu menurut saya lebih baik apa adanya lebih menunjukkan eksistensinya dan komunikasi nyambung tanpa pembohongan publik. Terima kasih postingannya, Sukses untuk Aldy.

    Regards, agnes sekar

    • Aldy says:

      Salam Mbak Agnes,
      Penggunaan avatar dengan foto diri menurut saya juga bukan hal yang tabu, bahkan saya sependapat dengan mbak, pengunaan avatar ini sebagai bentuk penegasan dan keterbukaan.
      Kalau ceritanya seperti yang diuraikan diatas, itu sih sudah masuk kategori penipuan. Dan penggunaan avatar dengan foto diri sertidaknya bisa meminimalkan hal tersebut.

  6. BENY KADIR says:

    Kalo saya,foto pada avatar itu sangat perlu dan penting utk lebih dekat mengenal si pemilik blog.
    Cuma sayangnya, saya belum dapat membuat avatar dgn foto diri karena keterbatasan pengetahuan saya tentang itu,padahal saya sangat menginginkannya.
    Dari foto juga kita dapat mengetahui usia seseorang,sehingga kita dapat menggunakan kata sapaan yang tepat bagi pemilik blog.
    Mungkin begitu saja dulu ya,Mas pendapat saya.
    Salam hangat selalu.

    • Aldy says:

      Agree Mas Benny,
      Jika mas mas Benny mau foto diri sebagai avatar, mas bisa mendafatr di gravatar.com, atau baca balasan komentarnya mas TuSuda dibawah. Caranya gampang dan sederhana kok.

  7. nakjaDimande says:

    sedari awal untuk LJ selalu pake gravatar foto bundo sendiri, dari awal sudah ganti 3 kali. untuk Blog yang lain bundo tentu saja ngga pake foto sendiri karena identitasnya juga agak samar.

    Bundo ngga masalah klo teman2 ngga pake foto. Nilai lebihnya adalah untuk yang baru kenalan rasanya lebih mantap aja, lebih mudah untuk mengenali. tapi klo kaya’ kang yayat meski beliau ngga pake foto aku selalu bisa mengingat wajah beliau yang mirip Sys Ns itu 😛

    Bundo sedih klo ada blog yang pemiliknya laki-laki tapi pilih gravatar foto perempuan. dan isi blognya sama sekali tidak menghargai perempuan sbg sesama makhluk Allah.. sediiih banget dan sering ketemu yang seperti itu.

    • Aldy says:

      Sejak saya tahu Ladang Jiwa, saya sudah mengenal avatar wanita berkerudung hitam, walau sedikit mengandung misteri, tetapi sekarang sudah mulai terbuka.
      Saat ini jika ada avatar wanita berkerudung hitam menghadap/miring kekanan sudah bisa dipastikan bahwa itu milik Bundo.
      Saya juga menemukan beberapa rekan yang menggunakan Avatar dengan wanita cantik, padahal pemiliknya laki-laki. namun itu adalah hak masing-masing bundo.

  8. narno says:

    narsis atau bukan tergantung niatnya, dan saya yakin sebagian besar lebih menginginkan agar cepat mudah dikenali bukan dalam rangka narsis, justru sebaliknya jika menggunakan yang lainnya, apakah ada jaminan itu bukan suatu pengalihan atau menurut Pak De karena minder, atau memang tak mau ketahuan jati dirinya

    • Aldy says:

      Benar Mas Sunarno,
      Saya sendiri menggunakan avatar dengan foto diri walaupun kurang jelas, berharap rekan blogger tahu, jika avatarnya seperti ini berarti si Aldy yang punya. Tidak ada maksud lain. Jikapun dianggap Narsis, apa salahnya sesekali kita bersikap narsis, toh tidak merugikan orang lain juga.

  9. wahyurez says:

    rasanya itu semua kembali ke selera dan prinsip seseorang. ada yg malu nampang, ada yang dikira narsis, ada yg dibilang norak. tapi ada yang dengan naruh jadi lebih pd, lebih gampang diingat,dsb. tergantung bagaimana kita menyikapinya. lebih baik kita saling toleran aja 🙂

    • Aldy says:

      Benar Mas Wahyu,
      Memang pada dasarnya kembali kepada personalnya masing-masing, saya sih nggak terlalu hirau, karena tujuan saya menjadikan foto sendiri sebagai avatar agar teman-teman mudah mengidetifkasi ( kayak polisi aja ), bahwa avatar ini adalah si Aldy (*lebay*)

  10. TuSuda says:

    Avatar dengan foto pribadi, menurut saya, lebih menegaskan kepada indentitas diri pemilik blog, apalagi bila ditampilkan dengan proporsi yang pas sesuai tujuan pengelola blog. Persoalan narsis atau pede berlebihan itu, bukanlah masalah krusial, karena hal itu bergantung dari tampilan avatarnya dan persepsi masing-masing sahabat.
    BTW, saya boleh tanya MAs, maaf agak gaptek nih, saya belum bisa pasang avatar foto seperti itu, bagaimana caranya ya, pernah coba pluginnya tapi tidak mau muncul. Bisa dong sedikit sharing ilmu avatarnya. Terimakasih telah berkenan berbagi kata Bersama.

    • Aldy says:

      Semua teman sepakat, menggunakan foto sendiri sebagai gravatar untuk menunjukan identitas diri.
      Untuk membuat gravatar dari foto sendiri jangan menggunakan plugins mas, lebih baik daftar langsung ke gravatar.com, mas tusuda tinggal menyiapkan fotonya,
      Setelah home page terbuka, pilih Signup pada pojok kiri atas. ikuti petunjuknya. Jika ada kesulitan hubungi lagi Mas, pasti saya bantu.

      • TuSuda says:

        Oke deh Mas Aldy, saya coba dulu ya. Nanti saya akan laporkan hasilnya, biar punya gravatar dengan foto sendiri khan lebih keren dan sportif kelihatannya. MAkasi ya…

        • TuSuda says:

          Hallo Mas Aldy. laporan nih, saya berkunjung balik lagi, bisa dilihat khan, avatarnya sudah sukses dan mau muncul, sekarang tusuda sudah memakai foto aslinya, bukan lagi berupa animasi.he..he… MAKASI ya MAs, arahannya yang telah menjawab pertanyaan saya sebelumnya.

          • Aldy says:

            Nah kan sekarang lebih ngereng lagi Mas TuSuda, jadi lebih familiar melihatnya.
            Sama-sama Mas, senang bisa membantu. Salam.

  11. bunda sendiri tdk menganggap narsis utk gravatar yg menampilkan foto diri sendiri, krn utk bunda (yg memang memasang foto sendiri) justru dgn niat memudahkan identifikasi bahwa inilah pemilik blog tsb. jadi tdk ada yg disembunyikan.
    salam.

    • Aldy says:

      Sependapat bunda, saya juga seperti itu, kan lebih enak melihat gravatar dengan foto sendiri, apalagi jika lagi tertawa renyah seperti gravatarnya bunda. 😉

  12. namun begitu, semuanya kembali pada pemilik blodg masing2, tergantung seleranya.
    yang penting ngeblog dengan riang dan semangat.
    salam.

    • Aldy says:

      ngeblok dengan riang ditambah dengan avatar foto diri atau gambar ciri khas blog sendiri, jadi semakin mantap dong bunda.

  13. Mamah Aline says:

    kalau saya pakai gravatar lain, karena yang bikininnya gak mau pasang foto saya mas aldy 😀 katanya gak fotogenik jadi mending pakai mata bule aja 😛

    • Aldy says:

      😀 Nggak fotogenik ? ach Mamah Aline bisa saja, buat saya intinya dengan gravatar membuat kita mudah untuk mengidentifikasi sebuah blog, kalu melihat mtah hijau cemerlang itu hampir bisa dipastikan miliknya mamah 😉

  14. agoenk70 says:

    gpp lah narsis, dengan foto avatar kita itu khan menandakan jati diri kita minimal yah tau lah bentuk wajahnya hihihi….
    salam kenal…

    • Aldy says:

      Benar Juga Mas,
      Walaupun memiliki wajah yang tidak seberapa, minimal bisa jual “tampang” dikit.
      Salam Kenal Juga Mas Agung.

  15. intan rawit says:

    wahaha..artikelnhya nyindir saya nih pak aldy..sy malah pake tokoh kartun buat gravatar sya. Bukannya mau ngumpet or gimana2 sih, cuma suka aja sama kartunnya. Yang penting menurut saya gravatar bisa menampilkan ciri khas blogger jadi orang bisa tau dari gravatarnya, terserah mau pake foto sendiri, gambar, kartun, or sesuatu yang unik lainnya. hehehe
    alasan kedua, kalo saya nampangin photo sya ntar takutnya banyak yang naksir…hehehe..*kaburrrr

    • Aldy says:

      Jiahahahahah……
      Nggak ada maksud sindir menyindir mbak Intan, Gravatar dengan gambar apa saja sah-saha saja, yang penting jika kita melihat sebuah gravatar, kita langsung tahu oh…kalau gambarnya kartun ini milik Mbak Intan, Logo ini Milik Kang Yayat dan seterusnya.
      Wanita cantik banyak yang naksir ? wajar dan manusiawi, yang nggak wajar kalau terbalik 😉