Blog seperti ini, membuat aku mati kutu…

Ada dua jenis materi blog yang selalu ‘menyusahkan’ saya, terutama pada saat memberikan komentar. Sangat sering terjadi, ketika mengunjungi blog seperti ini saya hanya membaca kemudian pergi tanpa meninggalkan komentar.

Heey, dimana letak kesalahannya? tidak ada. Tetapi blogger di negeri ini, beranggapan jika kita tidak memberikan komentar dalam blognya, kita dinyatakan tidak berkunjung. Salah lagi? tidak. Anggapan seperti itu benar adanya, analoginya, jika berkunjung ke kediaman seseorang tentu kita harus berbicara dengan pemilik kediaman.

  1. Topik Agama,
    Topik ini selalu membuat saya mati kutu, ini berawal dari keterbatasan ilmu agama yang dimiliki. Dengan ilmu agama yang sangat dangkal, mustahil saya mampu memberikan argument dalam blog tersebut. Bertanya saja tidak sanggup, apalagi memberikan saran pendapat atau argumentasi. Yang biasanya dilakukan hanya membaca dan selanjutnya berlalu begitu saja.
  2. Tutorial manipulasi gambar,
    Blog seperti ini selalu menjadi incaran untuk dibaca, jika ada langgan melalui email dan kontennya penuh, saya memilih berlangganan melalui email, dampaknya, intensitas berkunjung menjadi berkurang.
    Salah satunya milik Mas Jeprie. Penyakit utama pada blog seperti ini, saya sering terpana dengan kemampuan manipulasi yang ditunjukan, akhirnya lupa memberikan ucapan terima kasih berupa komentar dikolom yang sudah disediakan.

Jangan-jangan ini hanya alasan karena malas berkunjung dan memberikan komentar. May-be yes, may-be no. Monggo, silahkan menilai, saya tidak bisa beragument banyak, tetapi inilah penjelasannya. Thank you.

Update :
Link blog agama yang dimaksud dalam postingan
  Copyright secured by Digiprove © 2010 Aldy Markopiola

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari tiga orang putu (update). Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

48 Tanggapan

  1. ganda says:

    Saya gak termasuk ya? Hihihihi..

  2. Kita sama, kakak…
    Denuzz juga mati kutu kalo baca blog agama, manipulasi poto, +masalah listrik, puisi… Hahaha

    Salam BURUNG HANTU… cuit… cuit… cuit…

  3. ganda says:

    Untuk tulisan setelah tulisan ini.
    Untuk poin 1 dan 2, aku senada dengan bro Aldy. 😀

  4. Point nomer satu….bikin Hani diam di tempat, heeee

    Baca sih, pasti baca tapi….bingung mau komentar apa :mrgreen:

  5. Cahya says:

    Kurang lebih saya juga sama Pak Aldy, kalau blog-nya menyediakan fitur “like”, saya akan gunakan itu daripada berkomentar :).

  6. TuSuda says:

    saya paling-paling hanya bisa menyimak dan memberikan komentar “Terimakasih atas informasinya dan pencerahannya…”

  7. usagi says:

    alohhhhhhhhhhhhhhaaaaaaaaaaa
    ommmmmmmm
    kasih tangan,,
    tos..tos..tos..
    aku juga sama,,,
    tapi kalau ngasih komentar,,
    aku ikutin kata hati ku aja,,
    klo aku suka tulisannya..
    aku koment,,
    kalo gak kabur aja… (^_^)

  8. iskandaria says:

    Wah, kategori blog nomer 2 itu yang sering bikin saya mati gaya kutu. Sering sih saya main ke rumah mas Jeprie. Tapi ya sekadar baca dan liat-liat gambarnya. Mau komen terima kasih udah bosen saya.

  9. ysalma says:

    kalo menurut saya berkomentar haknya yang membaca, yang penting isinya positif, argument bagus, kritik membangun dianjurkan,, begitu juga yang menulis, kalo yang punya blog paham tentang agama dan tutorial yang ditulisnya dan membacanya ada yang didapat, saya biasanya ucapkan terima kasih info, pencerahan, dstnya,, secara saya anak bawang didunia blog jadi belajar dan membaca semua hal.. 🙂

    OOT: utk tulisan berikutnya, secara saya juga anak baru nih om dan jarang2 minta bertukar link (dulu diawal ngikut2 gara2 baca trik n trik…. ), tetapi sejalan dengan pertumbuhannya, nyadar kayaknya ada ga etisnya juga buat yang diminta tukar link tapi cuma nongol sekali doang (udah kena juga),, tetapi saya membuat blogroll/link sahabat tak lebih, untuk memudahkan berkunjung kalo sahabatnya ga mampir2,, mo nengokin, sehatkah dia?? kalo nyari2 lagi di kolom komentar,, laaammaaaaa,, maaf link anda juga saya cantumkan disana tanpa permisi om,, saya yakin om ini orang yang sedikit sombong karena memang mampu untuk itu :mrgreen:

    • Aldy says:

      Anak bawang?, maaf Mbak Salma, bagi saya tidak ada anak bawang atau semacamnya, blogger ya blogger.
      Fokus artikel ini bukan hanya terbatas pada ucapan terima kasih atau nice info, tetapi bagaimana kita merespon artikel tersebut sehingga terbentuk komunikasi dua arah.

      Untuk artikel berikutnya, saya memiliki triks, yaitu dengan menyalin alamat-alamat tersebut pada media lain, ketika saya membutuhkan alamat tersebut saya cukup membuka medianya dan mengklik pada tautan yang sudah saya buat.

      Sombong karena saya mampu? hehehe…pada akhir artikel saya sudah menyatakan may-be yes, may-be no dan saya sedang mencoba untuk membuat halaman tersebut. Ok, saya akan buka borang komentarnya, biar ada tanggapan lanjutan 🙄

  10. tomi says:

    Sama pak.. Kedua topik itu membuat mati kutu..
    Satu lg blog yg menggunakan bahasa inggris..
    Kadang saya tdk berkomentar krn memang keterbatasan bahasa.
    Hehehe
    Maaf oot pak “barang” baru sdh diterima hehehe
    Makasih pak

  11. Rismanto says:

    jadi pada dasarnya ada 2 macam blog yang bikin mati kutu :
    1. blog yang ga ngerti topik bahasannya
    2. blog yang terlalu berjasa hingga kita bolak-balik kesana sampai lupa ninggalin komentar
    😀

    • Aldy says:

      Blog yang tidak dimengerti memang membuat mati kutu, kalau blog yang berjasa biasanya malah rajin komentar.

  12. imadewira says:

    blog topik agama apalagi yang kritis biasanya banyak pengunjung walaupun mungkin sebagian komentar yang agak keras dan kasar. Saya sendiri kadang suka juga membaca namun jarang berkomentar.

  13. dHaNy says:

    Yang pertama saya juga cuma bisa sekedar bertanya dan konsultasi pak Aldy, Nah kalau yang kedua ini saya sangat suka tapi PCnya yang gak bisa diajak kompromi, ngadat terus kalo diajak ndesain,hehe…
    Blog mas Jeprie emang keren abis, tutorialnya detil banget. Saya pasang feednya di browser biar bisa update terus kalo ada tutorial terbarunya…

  14. Darin says:

    Setali tiga uang pak! Haha, ini seperti postingan yang menjelaskan curahan hati saya juga 😀

  15. Hehehe.. kalo sudah menyinggung SAR emang bikin mati kutu mas. Mo komen bingung, ujung2xnya ga komen.