Bocah!

Smile to?

Anda bohong jika mengatakan Indonesia kaya, buktinya bocah pedalaman ini hanya bermain diujung potongan kayu yang tumbang untuk membuat huma.

Foto ini tidak melewati proses perbaikan digital, ditampilkan apa adanya. Cropping foto menggunakan Photoshop.

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari tiga orang putu (update). Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

75 Tanggapan

  1. ai says:

    maksudnya Indonesia kaya tu kan alam nya yang subur…seperti kata pepatah, tongkat ajha di tancapkan di tanah Indonesia ini bisa tumbuh jadi singkong 😀

  2. TuSuda says:

    Luasnya alam memungkinkan ada sebagian besar luput dari perhatian yg intens. 😆

  3. dery says:

    istilah kaya disini adalah kaya akan alamnya. tapi manusianya, silahkan bisa ditafsirkan sendiri.. 😀

  4. julicavero says:

    bocahnya ko ditinggal sendirian pak aldy….kasihan tuh 😉

  5. bayuputra says:

    Anak siapa tuh pak ? …

  6. bayuputra says:

    Kalau Permandangan seperti itu banyak sekali di Kalimantan Tengah pak …
    banyak hutan yang dibabat rata dengan tanah .. (menyedihkan).

  7. BENY KADIR says:

    Ya, kaya hati, walau kekayaan materi bagai mimpi yg tak pernah jadi kenyataan.

  8. indonesia bener kaya kok,Mas Aldy.
    hanya saja kekayaan itu tdk merata , hanya beberapa gelintir orang saja yg bisa mengenyamnya….hiks… 🙁
    salam

    • Aldy says:

      Bunda,
      Mudah-mudahan suatu saat kelak, dari yang segelintir itu mengalir ke banyak orang dinegeri ini.

  9. zee says:

    Jadi main dimana dong pak?
    Hehhee… Saya juga dulu waktu kecil di Biak, mainnya main kotor-kotoran. Panjat turun pohon, masuk ke hutan-hutan juga… mandi di pantai. Saya merasa cukup kaya dengan itu mas, tp tak menutup mata bahwa saya sering merasa tertinggal saat melihat anak2 kota di TVRI yang begitu maju…

    • Aldy says:

      Mbak Zee,
      Bermain diatas potongan kayu seperti itu cukup berbahaya :mrgreen:
      Anak-anak kampung seperti saya juga biasa main lumpur-lumpuran, main prosotan dipantai dan kita happy dengan permainan itu. Seperti mbak Zee bilang, kadang ada juga sih perasaan iri melihat anak lain mainannya bagus-bagus 🙁

  10. Reza Saputra says:

    seharusnya jangan memandang kekayaan hanya pada harta saja mas, kaya jiwa rohani lebih baik, dari pada tingkah laku dunia barat yang tak bermoral… indonesia lebih baik dari mereka…

    • Aldy says:

      Mas Reza,
      Saya memang sengaja menyorot dari sisi materi, karena sisi ini paling mudah dikenali dan paling sensitif pada kebanyakan orang 😀

  11. FaDhLi says:

    😀 Mana tw anak kecil itu setelah besar jdi orang kaya raya lg… kita kn g tw nasib seseorang. Dalam sekejap bsa jd kaya, dan dalam sekejap pula bisa jd terpuruk..

  12. Kika says:

    Benar sekali mas, kita bohong kalau mengatakannya. Ya Allah.

    Selamat berbuka Mas.

  13. kanvasmaya says:

    berkunjung berkunjung..

    libur komen dlu ya..

    mo ngucapin met menunaikan ibadah puasa semoga menjadikan berkah buat semua.. mengucap maaf juga dari KaMay & Keluarga jika ada salah baik kata ato lainnya..

    terima kasih
    KaMay..
    http://kanvasmaya.wordpress.com/

  14. ArdianZzZ says:

    Bukankah pepatah “Ayam mati di lumbung padi” hanya ada di Indonesia Pak Aldy…

  15. imadewira says:

    inilah Indonesia, pembangunan dan kesejahteraan belum merata, semoga bisa kita jadikan renungan di 65 tahun Indonesia merdeka…

    Merdeka!!