Durian

Pernah makan durian sampai akhirnya mabok durian? Pernah makan lempok atawa dodol durian? Pernah makan tempoyak?

narablog-dan-durian

Mana yang lebih tajam, duri durian atau kumis nya?

Pada tanggal 04 Februari 2012 yang lalu, bersama 4 (empat) teman yang lain, berangkat menuju Palangkaraya, perjalanan kali ini menempuh rute Tumbang Kejamai – Tumbang Senamang – Tumbang Hiran – Tumbang Samba – Kasongan – Palangkaraya. Perjalan ditempuh kurang lebih 13 jam nonstop, menggunakan kendaraan air dan darat.

Secara kebetulan, desa-desa disepanjang sungai Katingan sedang panen buah durian dan dijual dengan harga murah (pada saat beli harga durian 10 biji Rp. 25.000,00). Sebenarnya masih enggan makan durian, karena jika makan durian, kepala menjadi pusing dan disertai dengan naiknya tekanan darah. Tetapi karena rekan narablog yang lain mau, akhirnya beli juga.

Pada musim panen durian, harga jual biasanya anjlok dan trik yang paling mudah mendapatkan harga durian yang murah adalah mendatangi langsung sentra durian. Bahkan jika sanggup bermalam di desa/kampung yang sedang panen durian, bisa makan durian gratis selama berada didesa/kampung tersebut. Harga jual durian hanya bagus pada awal dan akhir musim durian.

rekan-rekan-narablog-makan-durian

Rekan seperjalanan sedang menikmati buah durian diatas 'klotok' dalam perjalan menuju Kecamatan Katingan Hulu - Tumbang Senamang

Mabok durian?
Ya, ini kenyataan yang pernah dialami. Dalam kondisi seperti ini, kepala pusing, pandangan berkunang-kunang dan disertai dengan muntah. Penyebabnya mungkin karena over dosis, memakan durian dalam jumlah yang banyak. Sejak kejadian itu, mengkonsumsi durian menjadi sangat hati-hati. Tetapi pada prakteknya, jika sudah berhadapan dengan durian sering lupa diri, bahkan mertua lewat disampingpun nggak disapa. (dasar mantu nggak tahu diuntung!).

Variasi penganan durian yang pernah disantap.
Selain langsung dimakan, durian dapat di jadikan makanan lain. Beberapa diantaranya yang pernah dinikmati seperti :

  • Lempok durian atau dodol durian, pengolahannya dilakukan dengan cara memisahkan daging dengan bijinya, dicampur dengan gula pasir dan diaduk sampai matang, berwarna cenderung hitam. Rasanya cukup enak dan yang bermasalah dengan giri (berlubang) harap hati-hati makan lempok/dodol durian ini. Agar dodol durian bertahan cukup lama, umumnya dijemur dibawah terik matahari.
  • Kolak durian, makan ringan untuk pengganjal perut kala keroncongan. Biasanya dicampur dengan labu, kacang hijau dan santan kelapa. Lebih nikmat jika didinginkan terlebih dahulu. Dirumah, sang permaisuri biasanya mengolah durian menjadi penganan dicampur dengan ketan.
  • Tempoyak, hasil dari pengolahan fermentasi durian. Rasanya asam. Umumnya dijadikan sambal dengan campuran ikan atau udang, sebagai bahan campuran sayur asam pedas atau bagi yang doyan dimakan langsung. Bagi sebagian orang yang tidak biasa, akan merasa jijik karena rasanya yang kecut dan bau yang menyengat
  • Bijinya, selain dijadikan bibit juga dikonsumsi. Pernah mencoba, tetapi karena berlendir akhirnya malas

Tips menikmati durian dan pernik-perniknya

  1. Jika mau makan durian dalam jumlah yang banyak, isi pangsa (ceruk kulit buah bagian dalam, bekas tempat daging dan biji durian menempel) durian dengan air, campur dengan garam dapur secukupnya kemudian diminum. Untuk mengurangi bau durian, gunakan air tersebut untuk berkumur (hasilnya tidak terlalu signifikan).
  2. Memilih buah durian, untuk memilih buah durian yang bagus gampang-gampang susah, dari pengalaman beberapa cara berikut cukup membantu :
    • Perhatikan tangkai, jika tangkai durian masih segar, menandakan durian baru jatuh. Jika terdapat lendir yang cukup banyak pada ujung tangkai, kemungkinan durian masih belum terlalu masak. Hindari membeli buah durian yang tidak memiliki tangkai.
    • Pukul dengan perlahan, jika menimbulkan bunyi “kosong” yang cukup nyaring sebaiknya pilih yang lain. Jika terdengar “padat” ada dua kemungkinan, duriannya masih belum terlalu matang atau isi buah durian lembab.
    • Hindari durian yang berlubang, sekecil apapun lubang pada buah durian menandakan kebusukan didalamnya. Hindari juga durian yang sudah mulai terbelah, umumnya durian yang sudah terbelah tidak segar, becek dan rasanya tidak enak.
  3. Membelah durian, cara yang paling gampang tusuk pada bagian bawah kemudian ikuti alur buah, jika sudah terbuka untuk membuka belahan lainnya cukup tekan pada pangsa durian dengan kedua tangan.
  4. Durian memiliki nama Binomial Durio zibethinus, Genus Durio, Spesies D. zibethinus

Kandungan gizi dan manfaat buah durian.
Merujuk pada Wikipedia, kandungan gizi yang terdapat dalam 100 gram durian meliputi 67 gram air, 28,3 gram karbohidrat, 2,5 gram lemak, 2,5 gram protein, 1,4 gram serat; serta memiliki nilai energi sebesar 520 kJ. Durian juga banyak mengandung vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C; serta kalium, kalsium dan fosfor.
Dari kandungan tersebut, durian memiliki manfaat mengatasi anemia, sembelit, anti oksidan, mengatasi bengkak, penuaan diri, ruam pada kulit, baik untuk kesehatan tulang dan lain-lain. (referansi tambahan : Pusat Medis).

Walaupun memiliki kandungan gizi dan manfaat yang baik, bagi sebagian yang tidak suka durian, pasti akan menolaknya mentah-mentah. Tidak percaya? coba tanya sama Om NH.

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

58 Tanggapan

  1. Ipras says:

    Kalau durian runtuh, saya baru mau hehe… 😛

  2. Herman Tan says:

    wah, sudah musim durian yah..
    nyammy…

  3. Wah..Kalimantan dan Sumatera benar-benar tempat yg mudah buat makan durian. Sudah lebih enak, lebih banyak, lebih besar dan lebih murah pula harganya. Saay suka diajak ikut makan durian – tapi biasanya nggak berani terlalau banyak. Biasanya saya mulai takar sendiri sejak gigitan pertama, kira-kira sudah mulai pusing nggak ya.. Kalau nggak saya teruskan, kalau mulai agak nggak nyaman, ya saya berhenti.

    • Aldy says:

      Ni Made, untuk saat ini durian masih mudah didapat, entah jika sepuluh tahun yang akan datang, karena durian sudah mulai banyak ditebangi dan kayu dijadikan kayu olahan.

  4. serambipuisi says:

    wuih, bukan cuma Om NH aja yg jijay dan anti durian, Mas Aldy
    bunda juga , baru mencium bau durian yg orang2 bilang harum itu …
    sdh bisa bikin bunda muntah2….whoeks… 🙁

    jadi, gak usah dikirimin duriannya ya Mas 😛
    ( siapa jg yg mau ngirim? hahahahha…. 😀 😀 )

    Salam

  5. 0blong says:

    ternyata di kulitnya ada penwarnya juga….

  6. Ngai says:

    di bukik juga lagi musim, Om
    tentu saja tidak seberlimpah spt di tempat om die.. 10 biji 25 ribu..? weleeehh.

  7. ardiansyahpangodarwis says:

    ya suka salah manggilnya om atau pak ya hehehe
    suka durian tapi ga tahu durian yang bagus apa
    thank you tips nya 🙂

    • Aldy says:

      Ardiansyah, bebas kok. Ada yang panggil om, mas, pak silahkan saja 😀
      Kan ada sedikit tips diatas walaupun tidak ada jaminan 100%

  8. Ely Meyer says:

    saya kok sering pusing ya kalau mencium bau durian 🙁
    jadi ya termasuk yg nggak suka durian nih

  9. Aulia says:

    durian sama daging kambing bisa memacu tekanan, baiknya juga dihindari *sama2 panas*

    • Aldy says:

      Aulia, mungkin tidak dimakan bersamaan, soalnya aku dua-duanya doyan sih 😀

      • Aulia says:

        benar jangan dimakan bersamaan karena ada kejadian orang meninggal gara2 konsumsi tidak lebih dari empat jam sudah menyantap kambing

  10. Citro Mduro says:

    buah duren dapat meningkatkan tekanan darah
    dari duren juga untuk menurunkan tekanan darah

  1. 21/02/2012

    […] anti spam. Namun sudah dapat dipastikan bahwa Bunda Lily Suhana tidak tersangkut kasus pemakan durian tanpa ijin ataupun karena tanggapan keras Mas Sugeng terhadap pelaksanaan prosedur disebuah media […]