Empat langkah mudah menikmati hidup…

Ilustrasi | wapannuri.com

Ilustrasi | wapannuri.com

Banyak cara orang menikmati hidup. Ada yang mensyukurinya dalam kondisi apapun, ada yang selalu bekeluh kesah padahal sudah berkecukupan, ada yang berada diatara keduanya. Dimana posisi anda?

Cara yang paling sederhana menikmati hidup adalah dengan menyesuaikan situasi, kondisi, pandangangan dan jangkauan yang kita miliki. Belajar menikmati yang kita dapat hari ini dan mencoba mencari kelebihannya pada esok hari, sederhanakan masalah yang dihadapi pada hari ini, tanamkan sikap optimisme untuk esok hari. Jika semua mahluk yang menyebut dirinya manusia bersikap seperti ini, Isyah Allah, kita tidak butuh rumah sakit jiwa. Kita tidak butuh balai pengobatan ketergantungan Mirasantika-nya bung Rhoma Irama.

Permasalahannya tidak sesederhana paragraf diatas. Setiap orang memiliki sifat, tabiat, kadar emosi, ambisi yang berbeda. Sehingga tips diatas mungkin tidak berguna. Benarkah? Silahkan jawab sendiri. Aku lagi capek.

Apa yang anda lakukan pada pagi hari? mlungker dibawah selimut? atau buru-buru mandi karena takut terlambat sampai ditempat kerja? Jika semua itu dilakukan dengan hati yang lapang, dengan perasaan gembira, bahkan ketika terlambat ngator dipoloti pimpinanpun kita akan berlapang dada. Ucapkan syukur kepada Yang Maha Kuasa, walaupun terlambat masuk kerja anda masih selamat sampai ditempat tujuan.

Aku sendiri, menjalani hidup ini dengan santai. Nggak punya uang? cari teman yang bisa memberikan pinjaman. Tidak dapat? hey…, bukankah tabungan anda sejak sepuluh tahun yang lalu belum pernah di cairkan?.
Empat hal berikut yang sering aku lakukan untuk menikmati hidup.

Jangan sering marah, ada yang mengatakan kalau aku manusia batu karena sangat jarang marah. Marah akan menghilangkan untuk sementara waktu otak anda yang cerdas. Marahlah dengan bijak. Aku pernah cicaci dengan dikatakan anjrit, tapi aku hanya senyum dan mengajak bicara yang mengatakan aku anjrit. Andai benar aku anjrit, seharusnya dia sadar kalau dia sudah termasuk anjrit, karena hanya anjrit yang bisa memaki anjrit. Hati-hati, jangan pernah memaki anjing yang menggondol sandal anda tadi malam, karena ndak mungkin anjing memakai sandal manusia. Sandal anjing hanya cocok dipakai anjing. 😀

Mengadu jangan mengaduh, jika ada masalah yang bikin mumet aku biasanya mengadu kepada yang Buat. Kalau motor bebek Honda tahun 70-an rusak, jangan bawa ke bengkel non Honda, karena hasilnya tidak maksimal. Kepada yang membuatnyalah kita memperbaiki motor rusak itu. Selain mengadu kepada Yang Maha Kuasa, sesekali mengadulah kepada orang-orang yang anda cintai. Jangan takut dikatakan cengeng, percayalah orang yang anda cintai akan dengan senang hati membantu. Bukankah hakikat cinta itu membuat senang orang yang dicintainya? tapi ingat! jangan membawa masalah pekerjaan kantor kerumah. Urusan kantor selesaikan dikantor. Dirumah, keluarga adalah segalanya. Jadi mengadulah jangan mengaduh. Bedakan itu!.

Selalu melihat kebawah, aku lahir dari keluarga yang sangat sederhana. Yang namanya hidup susah, sudah bosan. Dan Alhamdullilah, sekarang diberikan rejeki oleh-Nya yang cukup. Walaupun belum cukup untuk beli mobil, tapi cukup untuk membiaya kehidupan keluarga dan menyekolahkan anak. Adakalanya menghadapi kesuliatan, tapi aku selalu melihat dan merenung, masih banyak orang yang hidupnya lebih susah, kenapa aku yang diberikan rejeki sebanyak ini masih kurang banyak? masih ingin mendongak keatas terus (pegal tuh leher). Jika selalu mendongak, suatu saat tersandung maka garansinya terjungkal, sakit. Kalau lebih banyak melihat kebawah, anda tidak akan tersandung. Mengodak sesekali juga perlu untuk memacu semangat agar tidak terlalu jauh tertinggal dari kebanyakan orang.

Bersyukurlah, ini ilmu hati yang paling baik. Tidak mudah menjadi orang yang selalu bersyukur, butuh tempaan batin, butuh ujian yang berat. Mensyukuri hal yang nyaman, mensyukuri yang tidak nyaman akan terasa sama nikmatnya jika kita mampu memaknainya. Selalu bersyukur kepada sang pencipta, jangan bersyukur kepada sesuatu yang tidak jelas. Salah seorang seleb kita memberikan contoh cara bersyukur yang paling jelek, jangan tiru itu.

Empat hal pokok ini selalu aku lakukan, walaupun aku kadang harus bekerja lebih dari 16 jam perhari, semuanya terasa nikmat dan Alhamdullah, aku diberikan oleh yang maha kuasa kenikmatan yang mungkin tidak pernah dirasakan oleh rekan-rekan blogger. Masih sulit menikmati hidup?

 

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

26 Tanggapan

  1. lozz akbar says:

    Sabar, Nrimo, Ikhtiar dan Bersyukur berarti ya Om..

    saya selalu bersyukur kok Om, meski yang saya sedot tiap hari hanya kelas medium.. sing penting kan ngebul ya Om 🙂

  2. Citro Mduro says:

    Bersyukur bukan sekedar mengucap alhamdulillah kan om, tapi dicerna makna kata yang terucap bukan sekedar ceplas ceplos.

    mengadu jangan mangaduh terlebih membikin gaduh
    semoga saya bisa mensyukuri segala nikmat. enak dan tidak enak selama masih bisa bernafas

    menikmati hidup dengan cara menjalani yang kita hadapi sekarang, hidup bukan kenangan, juga bukan mimpi yang tidak tercapai

    salam blogger dan selalu bersyukur

    • Aldy says:

      Ya Cak, tidak cukup dengan ucapan Alhamdulillah, tapi harus dimulai dengan ucapan alhamdullilah. Kalau bikin gaduh ntar dilaporkan tetangga ke satpam.

  3. Citro Mduro says:

    komen saya tertangkap om, salah url sepertinya

  4. BagiBagiBlog says:

    Alhamdulilah yach.. Sesuatu banget!!! <—– Jangan tiru itu yach!!!
    ^_^
    Bahasan yang MANTAAFF BANGET neh Bang.. I Like it!!
    Segala permasalahan hidup ini emang selalu silih berganti, hilang masalah yang satu datang lg masalah yg lain bertubi2 tanpa henti.

    Yach.. itulah kehidupan di Dunia, wajar dan kan selalu ada menghiasi hari2 Kita. Tinggal bagaimana Manusia itu sendiri yang menjalani mengolah masalahnya dengn bijaksana!
    Dan salah satu cara yang efektif itu, adalah bersyukur pada Yang Kuasa, Mensyukuri apa yang ada, jangan yang tidak ada. Karna malah mendatangkan petaka!

    MAKASI Banget Bang atas petuahnya!!!
    Sangat perlu buat pedoman bagi Ayas pribadi..
    Dn Perlu tuk Ayas renungkan neh Bang…

    • Aldy says:

      Ini sebagian dari trik yang sering aku gunakan dalam menyiasati hidup, tidak sempurna. Tapi sampai saat ini, aku belum butuh mario teguh untuk menyemangati hidupku.

  5. Keponakan says:

    Kadang kita lupa bahwa ngopi di pinggir sawah itu adalah sebentuk rasa syukur yang sebegitunya. Kadang kita ngiler lihat orang makan ayam kremes cepat saji (di depan rumah saya ada resto ayam kremes Om, haha) padahal kita sedang menikmati lalapan pecek tempe sambel mentah. Dan di belahan bumi yg lain ada yg sedang memberi makan perutnya hanya dengan doa..

    Hmm, tulisan yang essip buat asupan hati. Udah ngopi Om?

    • Aldy says:

      Rasa bersyukur bisa ditunjukan dengan cara apa saja Mas, sepanjang rasa bersyukur itu keluar dari nurani yang bersih, Insya Allah pasti nikmat rasanya.

  6. TuSuda says:

    Dengan tetap bersyukur semoga semuanya selalu mujur.
    remember KISS : keep it simple say 8)

  7. Djangkies says:

    penawaran yang indah dalam menikmati hidup. Keempat-empatnya nampak sederhana, tetapi tidak sesederhana dalam pelaksanaan. Semua membutuhkan benteng jiwa yang matang yang untuk itu membutuhkan sebuah proses. Dan semoga kita termasuk orang yang mampu berproses ke arah sana menuju ke hal-hal yang lebih baik, agar kita benar-benar bisa menikmati hidup dengan segala keindahannya. Yang pada akhirnya kita bisa memaknai bahwa senang dan susah hanyalah sebuah situasi yang dengan itu apakah kita semakin mendekat dari ALloh ato justru menjauhiNya. Maka Dengan konsep hidup yang Pak Aldy tawarkan, ini sudah menggambarkan sebagai sebuah pribadi menuju proses menjadi gererasu Ulul Albab, yang di dalam AL Qur’an disebutkan sampai 16 kali dan memberikan gambaran manusia yang mampu menempatkan dirinya sesuai dengan kondisi dan situasi serta berusaha menjadi lebih baik, sebagai gambaran pribadi yang berkualitas intelektual.

    • Aldy says:

      Alhamdulillah Mas, saya cuma menjalani seperti yang diajarkan oleh kedua orang tua dan guru-guru saya, serta pengalaman hidup selama ini.

  8. Djangkies says:

    maaf mbalik maning Pak, maksud saya generasi, bukan gererasu

  9. chartini says:

    Permisi, cuman mau share aja nih. ada info lomba bikin artikel. Hadiahnya lumayan ada 2 buah printer laser jet dan voucher. Caranya tinggal like fanpage >> http://www.facebook.com/anugrahpratamacom. Dan ikuti Contest menulis artikelnya.
    Terima kasih

  10. giewahyudi says:

    Menikmati hidup itu adalah selalu menghayati setiap anugerah yang kita miliki dan memaklumi setiap musibah sebagai sebuah keniscayaan..

  11. Darin says:

    Inspiratif sekali pak. Melakukan hal yang disukai jg bisa jadi sebuah kenikmatan dalam hidup kan? 🙂

  12. Ipras says:

    Mungkin bisa dikatakan juga, untuk menyederhanakan pola hidup kali ya? hehe… 😛

    CMIIW

  13. Cahya says:

    Kalau saya mungkin lebih memilih cuek, soalnya semua yang menjadi-jadi jika diambil terus.

    Masalah selalu muncul di dunia, namun masalah muncul di dalam diri seseorang jika ia memasukkan dunia ke dalam dirinya. Jadi yang di luar biarkan di luar :).

    • Aldy says:

      Manusia kan suka mencari masalah sendiri mas, yang bukan masalahnyapun sering kali dicampuri (memasukan masalah kedalam dirinya sendiri).

  14. dmilano says:

    Saleum,
    Betul itu, sepakat dengan komen yang sudah ada. hehehe… isi pikiranku sudah tertuang diatas semuanya mas makanya gak tau lagi kalimatnya mesti gimana, terpaksa aku idem…. 😆