Jangan Sewot, Ni.

Niheadblog

Menyalahkan orang lain itu mudah!, ya…
Mengkritik orang lain itu gampang!, sabar dulu…

Sebelum mengkritik, coba ambil cermin, ngaca, jika mau mengkritik orang lain apakah sudah siap menerima kritikan? siap menerima cibiran? siap menerima caci maki dan menjadi thread di laman facebook atau twitter?
Jika yang dimaksudkan hanya asal kritik, semua orang juga bisa. Tapi kalau mengkritik yang cerdas, tidak bermaksud menjatuhkan, apalagi menelanjangi, inilah yang paling sulit. So?, maaf jika kritikan ini terasa cukup pedas, mengesamping asas perasaan dan tidak perduli jika yang dikritik ada seorang perempuan. Salah sendiri, lha dia yang minta di kritik kok :D.

Kenal dengan Ni CampereNique? perempuan energik pemilik banyak blog ini? Jika belum, monggo salaman dulu. Tanggal 02 Februari 2012, si Unik ini memposting sebuah tulisan berjudul giveaway, kritikmu semangatku yang intinya meminta pembaca untuk memberikan kritik terhadap terhadap 19 (sembilan belas) tulisan dalam ajang Flash Fiction. Siap?

Ada kesulitan tersendiri dalam penulisan flash fiction ini, karena jumlah kata dibatasi 300-500, jika tidak hati-hati menggunakan kata-kata berpotensi memotong cerita ditengah jalan dan sepertinya, ini menjadi tantangan tersendiri bagi si penulis Flash Fiction. Apalagi dengan sembilan belas Flash Fiction (seal, kau kok jadi ingat FF tuh, FireFox).

Kita mulai dari urutan pertama, memuji dulu :

Hallo, siapa namamu?, link yang disertakan galat dan ini tentu saja menyulitkan peserta yang kebetulan mau mengkritik tulisan tersebut, solusinya, perbaiki link tersebut atau bagi yang tetap nekad mau mengkritik tulisan tersebut, silah klik index pada menubar setelah menu home, setelah laman index terbuka (sesungguh ini laman arsip, entah mengapa diberi nama index ), pilih kategori Flash Fiction. Pada laman Category Archives: Flash Fiction, scrolling kebawah, akan ditemukan tulisan yang dimaksud. Jalan yang cukup merepotnya, hanya kerena kesalahan pada memberi tautan. Beberapa waktu kemudian, tautan-nya sudah diperbaiki dan sekarang anda bisa mengaksesnya dengan cukup mudah.

Secara garis besar isinya menggambarkan seorang wanita karo, bertemu dengan seorang laki-laki dalam perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta, si laki-laki sudah cukup tahu siapa si wanita, sementara siwanita tidak mengenal siapa laki-laki yang menjadi teman perjalanannya, sampai akhirnya siwanita menelpon emaknya untuk memastikan siapa laki-laki itu sebenarnya. Betapa geram dan jengkelnya siwanita setelah tahu. Closed.

Inilah menurut aku, Flash Fiction yang paling menggigit, menggantung dan membiarkan pembacanya menterjemahkan sendiri kelanjutan cerita tersebut. Sang penulis tidak perlu ribet menjelaskan lebih dari 500 kata untuk membuat aku tersenyum simpul dan menduga sendiri kemana arahnya ending tersebut, bisa sama dengan yang ada dibenak si penulis, bisa juga beda. Dua Jempol.

Sekarang, pahitnya :

Inti ceritanya, Sang Mas mau memberikan kejutan kepada sang pacar dihari ulang tahunnya, tapi karena jeda waktu tunggu yang terlalu lama si pacar ngambek tapi berakhir happy ending.
Aku Benci Kamu Hari ini, Si penulis mencoba menggunakan gaya bahasa paradox pada judul, tetapi justru disinilah letak kegagalanya, membuat ending ceritanya menjadi mudah tertebak.

Pada penggalan dialog ini :

“Ah, alamat molor lama klo udah nyuruh aku ke toko buku. Dendanya aku belanja buku ya, pokoknya semakin lama mas dateng, semakin tinggi tumpukan belanjaanku!”

“aduuuh yang ngambek langsung nafsu belanja hehehe … iya ya … mas minta maaf, ya udah pilihin aja buku yang adik mau, nanti mas yang bayarin, ok!”

“Seeeppp ….”

Sudah bisa ditebak kemana arah dari akhir cerita ini. Menurut aku, inilah flash fiction buatan Ni yang kurang menggigit.

Hei Pak, Bang, Mas, Om, Pakde….
Membuat Flash Fiction itu ndak mudah, enak saja menjelekan karya orang lain.
Aku tahu, itulah sebabnya aku memilih menghujat saja, dari pada membuat Flash Fiction. Lagian salah Ni sendiri minta dikritik. Nah, yang didapat bukan kritikan tapi malah hujatan. Emang enak?.

Terlepas dari itu semua, aku salut, pembuatan Flash Fiction secara maraton bukan perkara gampang dan memerlukan daya khayal yang bagus, kemampuan menulis yang baik, dan jangan lupa, bahwa batasan kalimant sangat mempengaruhi si penulis. Sehingga dalam beberapa Flash Fiction-nya ada yang keteteran pun masih bisa dimaklumi. Sukses Mbak, saatnya bikin Novel.

Tulisan ini sama sekali tidak bertujuan untuk menjatuhkan, mendiskreditkan ataupun menghancurkan karakter seseorang. Bahasa yang aku gunakan mungkin terdengar kasar dan jauh kesan beradap, tapi tujuan aku hanya memberikan masukan dan pendapat sesuai dengan yang diminta. Lagian sebelum menulis hujatan ini, aku sudah ngaca selama tujuh hari tujuh malam. Peace and love you all.

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

98 Tanggapan

  1. advertiyha says:

    Pencermatan yang bagus Oom,,, ini artinya sesungguhnya justru Oom Aldy sangat peduli n memperhatikan sahabat.. like this critique.. hhehe,,,

    eh. Om, mhon berkenan nuliskan kesan pesan buat Keajaiban senyuman ya Oom, hari ini 2 th, hehe… ditunggu di message ya Oom moga ada waktu,, trims b4..

    • Aldy says:

      Aku mah cuma menulis sebisanya Mbak Tiyha, bahkan mungkin bahasanya terdengar kasar, tapi ya itulah adanya.

  2. Darin says:

    Flash Fiction, wah ini memang susah banget. Butuh opening dan ending yang ngga biasa. Hmm, kritik dari Pak Aldy renyah bener. Semoga yg menerima berkenan ya 😀

  3. like this nih, ngga sewot kok kalo dapat kritikan 😀

  4. serambipuisi says:

    ini baru namanya kritikan, asik…
    mau juga dong aku dikritik sama Mas Aldy …. hahahha 😛
    (malah ngasih kerjaan aja si bunda inih) 😉
    salam

  5. nique says:

    hihihi berasa di blog sendiri aja jadinya
    nyaut2 sendiri hahahaha

    gpp lah, paling ntar dikunciin gerbangnya klo ngeliat saya datang lagi hihih

  6. dmilano says:

    Saleum,
    Aku juga sedang mencari kata yang hot untuk mengkrisini isi FF nya mbak Nique mas, judul sudah kudapatkan, tapi gara2 si akis, krisinanku terbengkalai…

  7. nique says:

    oya, kalau belum pada ngantuk, siapa tau mau menikmati hidangan di rumah baru saya?

  8. Sering lho dapetin Kakak-kakak di twitter bikin flash fiction, karena saking banternya ampe silau (terlampau pendek :D)

    Nggak tahu mau comment apa sebenarnya, tadi kirin Om ALdy yang bikin fiksi 😀 (mulai kapan, Om?)

  9. ongisnade says:

    your post is nice.. 🙂
    keep share yaa, ^^
    di tunggu postingan-postingan yang lainnya..

    jangan lupa juga kunjungi website dunia bola kami..
    terima kasih.. 🙂