Kosong?

Maaf, jika isi tulisan ini hanya seperti ini, kosong tiada bermakna.  Kekecewaan mungkin menghinggapi ketika menemukan sesuatu yang kita anggap kosong, padahal sebelumnya kita berharap mendapatkan isinya.

Tetapi inilah hidup, ada kalanya berisi tetapi pada lain kesempatan akan melompong.  Haruskah kecewa? maaf, jika ternyata saya mengecewakan rekan-rekan semua.  Tetapi intinya saya mengajak kita semua untuk merenung, benarkah sesuatu yang kita anggap kosong itu benar-benar kosong?

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari tiga orang putu (update). Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

46 Tanggapan

  1. rismaka says:

    Kosong adalah isi…
    Isi adalah kosong… 😀

    Yeah pertamax 😆

    • aldy says:

      Mas Blognya terserang BLE (Bandwith Limited Exceeded)?, barusan dari sono.

      • iskandaria says:

        Penyakit akhir bulan bagi yang fakir bandwidth pada hosting blognya 😆 (blog rismaka.net). Untung hosting saya pake unlimited.

        Oya, kosong jika isinya adalah kehampaan kan tidak bisa dibilang kosong juga..hehe

      • Fadly Muin says:

        Iya, saya juga pulang dengan tangan hampa tuh

  2. Gugun says:

    komentar saya juga kosong (tak bermakna)

  3. Cahya says:

    Mengapa mengharapkan isi jika memahami itu belum tentu berisi? 😀

  4. tary-ssi says:

    wahhh singkat tapi maknanya dalem banget. itulah kelemahan manusia, selalu melihat dari apa yang terlihat, namun jarang ada yg bisa menggali apa yg ada didalamnya.

  5. Vulkanis says:

    Kalo angka 0 mah sangat berarti

  6. budiarnaya says:

    Mungkin sepakat dengan komentar yang pertama heee

  7. Sugeng says:

    ikutan merenungi dengan kekosongan yang sengaja dibuat 😐 ternyata yang kosong itu tidak selama nya tidak berisi. 😆
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  8. Satria Yudha says:

    waktu mau buat komen kosong di post ini,malah keluar tulisan :
    “Error: please type a comment.”

    wkwkkkk…….

  9. zee says:

    Tergantung sudut pandang ya mas aldy. Kalau lagi stress dan bete, pasti melihatnya kosong. Tapi kalau banyak support untuk kita, hati jadi ceria lagi, maka kita bisa melihatnya dengan positif….
    🙂

  10. Assalaamu’alaikum Nanda Aldy

    Ahh.. bunda juga pernah merasai kekosongan itu, saat kecewa apabila blog bunda kena hakkers. Kosong yang menyirat seribu makna untuk diisi dengan positif thinking atas apa yang berlaku. terima kasih atas bantuan selama ini. Bunda sangat menghargainya dan terus bersemangat walau kekosongan merindui blog bunda yang lam dan kecewa yang tidak pernah berhenti noktahnya.

    Salam merdeka yang mesra dari bunda di Malaysia. 😀

  11. Oh ya… link blog nanda ini sudah bunda tautkan di blog baharu bunda. Silakan semak kalau senang dengan nama nanda di sana.

    http://webctfatimah.wordpress.com/dunia-sahabat/

    kalau ke blog bunda, harap guna url ke blog nanda Aldy yang satu dan satu lagi kerana bunda mahu menatutkannya di sana untuk singgah jika ada masa lapang. Kini bunda harus kemas kini semula dunia sahabat bunda.

    terima kasih nanda. Salam mesra dari bunda. 😀

  12. tkj2com says:

    kekosongan adalah sesuatu yang membosan kan ^_^
    dari sahabatmu

  13. gadgetboi says:

    kosong belum tentu penuh :mrgreen:

  14. jarwadi says:

    Tapi kadang kala “kosong” merupakan sebuah pencapaian

    Salam

  15. febriy says:

    kosong tidak berarti blank, hanya perasaan kita karena ekspektasi yang gak kesampaian, justru malah jadi leluasa karena punya space kosong yang siap diisi hheh…… tong kosong itu nyaring bunyinya, perut kosong banyak bunyinya, fikiran kosong linglung namanya… 😀 maap ngawur