My Self : Selamat Jalan Bapak Bangsa.

INNALILAHI WAINNALILLAHI ROJI’UN.

Kembali Indonesia harus mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda berduka cita  karena berpulangnya salah satu putra terbaik yang dimiliki oleh Negeri ini.

KH. Abdulrachman Wahid atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur, kemarin tanggal 30 Desember 2009 jam 19.00 telah berpulang kerahmatullah.

Dikenal sebagai salah seorang cendikiawan muslim yang sering melontar ide-ide dinamis yang cenderung kontroversial membuatnya menjadi seorang tokoh yang banyak dipuja dan dikritik.  Tetapi Gusdur tidak bergeming, beliau selalu kokoh dengan pendiriannya yang sekokoh karang.

Masih segar dalam ingatan ketika beliau mengatakan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat seperti anak TK, semua masyarak mengangguk setuju, sementara anggota dewan kebakaran jenggot.  Kemudian beliau juga pernah membuat kontroversi dengan melakukan kunjungan ke Israel, semua yang merasa dirinya cerdik cendikia mencibir dan menganggap Gusdur pro Zionis.  Sekali lagi Gus Dur kukuh dengan pendiriannya.

Karir puncak beliau adalah ketika terpilih menjadi presiden Republik Indonesia yang ke-empat.  Pada saat inipun beliau tetap konsisten dengan gayanya yang ceplas ceplos.

Ungkapan “Gitu aja kok repot”, seakan menjadi trade mark tersediri buat almarhum.

Selamat Jalan Gus Dur, Selamat Mantan Presiden RI ke-4, Selamat Jalan Putra Terbaik bangsa.  Semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak disisinya dan kepada semua keluarga, kerabat dan handai taulan  semoga diberikan kekuatan oleh Allah SWT dalam menghadapi cobaan ini.

“Berjalanlah dengan tenang Bapak Bangsaku, kembalilah keharibaan-Nya, titik air mata dan do’a kami yang mencintaimu akan selalu megiringi perjalananmu, Selamat Jalan Gusdur.”


Turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya :
PersonField web blog
Indohijau dot Net
Personal Field

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Aldy Markopiola

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

17 Tanggapan

  1. Deka says:

    Pertamaxxxx Mode ON
    Sebentar Baru baca Judul, kok ada Bapak bangsa segala…???

  2. Deka says:

    Keduaxxx Mode ON
    Innalillahi wa Innalillahi rojiun. Turut Berduka Cita…

  3. nakjaDimande says:

    Selamat Jalan Gus..
    selalu ada penggantinya, Insya Allah.

    • Aldy says:

      Memang pepatah mengatakan “patah tumbuh hilang berganti, esa hilang dua terbilang”, tapi saya ragu ada tokoh yang memiliki kridibilitas, akuntabilitas dan kontroversial seperti almarhum.

  4. nakjaDimande says:

    dari tadi kena tangkap si Aki melulu 🙁

    • Aldy says:

      Makanya bundo, kalau komen itu jangan sambil makan lempok durian, polisi akismet nggak suka, karena bundo tidak nyogok mereka dengan lempok durian.

  5. guskar says:

    bapak prularisme indonesia telah pergi
    saya sering terinspirasi oleh pemikiran2 beliau
    selamat jalan, Gus Dur

    • Aldy says:

      Jujur Guskar, saya kehilangan dengan kepergian beliau, walau saya belum pernah bersitatap langsung dengan Almarhum. Kepergian Gusdur pukulan kedua buat saya setelah berpulangnya Nurcholis Majid. Pemikiran mereka terkadang jauh melampaui jamannya.

  6. Nugra says:

    selamat jalan bapak bangsa,,,
    semoga diterima amalnya dan ibadahnya disisi allah

  7. nurhayadi says:

    Ikut berbelasungkawa juga, walaupun saya sering tidak seide dengan gus dur.

    • Aldy says:

      Terima kasih Sahabat, tidak seide dan tidak sependapat merupakan hal yang lumrah dan wajar, tetapi menjadi tidak wajar jika kemudian berkembang menjadi kebencian. Akur ?

  8. ganda says:

    He is another Indonesian genius. 🙂

  1. 02/01/2010

    […] Artikel Lainnya :Ngeblog : Ngapain ?Maaf mungkin judulnya terdengar aneh, karena yang nulis artikel ini juga lagi sedikit aneh dan nganeh-nganehi. Masalah simple, salah seorang teman pe… asdasd Saved in My Self | Contains : 0 comment Tags : 2009, 2010, blog, blogging, evaluasi, target « My Self : Selamat Jalan Bapak Bangsa. […]