Palangkaraya : Hari Pertama

Bandara Tjilik RiwutSetelah terkurung di Bandara Soekarno-Hatta selama kurang lebih 4 Jam akhirnya pada jam 14:00 WIB narablog dan rekan-rekan menuju boarding pass, karena sesuai jadwal boarding diminta pada jam 14:25 WIB. Penerbangan ke Palangkaraya dengan pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-500 melalui gerbang F7. Dengan kode penerbangan GA552.

Permasalahan kemudian timbul didalam pesawat, ada beberapa penumpang yang tidak mampu mengatur dirinya sendiri, sehingga crew Garuda tidak bisa menutup pintu pesawat. Setelah diminta untuk mengisi/duduk ditempat duduk yang ada ( tanpa perduli dengan nomor kursi ), akhirnya penumpang yang ribut sendiri tersebut duduk. Permasalahan belum berhenti, dilandasan pacu harus antri lagi karena didepan ada Lion Air yang sedang bersiap-siap dilandasan pacu. Dan tepat jam 15:26 WIB pesawat Garuda Boeing 737-500 berpacu meninggalkan Jakarta.

Suasana Kedatangan di Bandara Tjilik RiwutLima menit berselang, terdengar pemberitahuan dari crew bahwa cuaca agak kurang bersahabat dan di Palangkaraya cuaca mendung. Walaupun demikian penerbangan berjalan lancar walaupun lampu sabuk pengaman sempat 3 kali dinyalakan. Dan tiga kali pesawat mengalami goncangan ringan. Penerbangan ditempuh selama kurang lebih 1 Jam 26 menit.

Selama perjalanan Jakarta-Palangkaraya, narablog lebih banyak molor ( masa bodo’ apakah ngorok atau tidak πŸ˜€ ), karena tidak ada yang bisa dilihat selain awan πŸ™

Pada Jam 17:00 WIB pesawat landing dengan sempurna di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya. Terlihat lampu dilandasan pacu menyala dengan terang. Terlihat wajah-wajah ceria karena penerbangan berjalan dengan sempurna. Terima kasih Garuda Indonesia.

Suasana disalah satu jalan utama yaitu jalan Yos Sudarso PalangkarayaDibandingkan 3 ( tiga ) tahun yang lalu (ops, ternyata sudah 3 tahun tidak ke Palangkaraya ), Ibukota propinsi kalimantan tengan ini banyak mengalami perkembangan, terutama dari sisi fisik bangunan. Ada Hotel Aquarius, Perpanjangan Landasan pacu Bandara Tjilik Riwut, ada PalMa ( Palangkaraya Mall ) satu-satunya Mall di Ibukota ini. Serta jalan-jalan yang lebar dan lurus menjadi ciri khas lainnya di Palangkaraya.

Narablog dan rekan-rekan memilih menginap di Hotel Dandang Tingang yang ada di Jalan Yos Sudarso No. 13 Palangkaraya. Hotel ini pernah menikmati masa jayanya ketika banyak perusahaan kayu ( Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan ) beroperasi di Kalimantan Tengah. Selain itu Hotel Dandang Tingang pernah menjadi Landmark kota Palangkaraya. Pada saat itu hotel ini kelola oleh swasta yaitu PT. Sampaga Hotel Tingang dan pada tahun 1995 pengelolaan hotel ini diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah.

salah jalan protokol lainnya di palangkarayaPilihan jatuh kehotel ini, karena selain tempatnya yang tenang, bangunan yang bergaya bungalow memberikan kesan seperti tinggal dirumah sendiri. Dan setelah menempuh perjalan panjang, memang lebih enak membujurkan pinggang dengan tidur melungker πŸ˜‰

Ops, maaf image belum diupload πŸ™ ada sedikit masalah dengan handphone yang digunakan sebagai kamera.

Jika gambar kelihatan buram, mohon maaf karena gambar ditangkap dengan kamera HP murahan πŸ™

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Aldy Markopiola

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

64 Tanggapan

  1. ilyasafsoh says:

    yang ini, blog saya Pak .
    Suatu saat juga pengin ke Palangkaraya
    πŸ™‚

    • Aldy says:

      Sesekali boleh disambangi mas, kayaknya bisnis bisnis yang Mas Ilyasafsoh tekuni masih memiliki peluang di Palangkaraya. Walaupun di sana sudah ada Bimbingan belajar juga.

  2. lyna riyanto says:

    Alhamdulillah perjalanannya lancar dan tiba ditempat tujuan dengan selamat.
    mudah2an suatu saat bisa ke Palangkaraya
    pasti sangat indah disana
    πŸ™‚

    • Aldy says:

      Emang mbak Lyna belum pernah ke Palangkaraya ? lewat jalan darat via banjarmasin kan sudah bisa mbak ?

  3. TuSuda says:

    Perjalanan panjang nan melelahkan ya Mas. Semoga sukses dengan tugas-tugasnya.

    • Aldy says:

      Melelahkan sekaligus mengasikan bli.
      Kemarin ada rencana pulang lewat sungai, tetapi dibatalkan πŸ™

  4. Bandaranya masih yang di Jl. Cilik Riwut Raya itu kan Bang???

    • Aldy says:

      Ya, bandara masih dijalan yang sama. Cuma akses dari ujung bandara ( yang mengarah kedalam kota ) sudah ditutup. Dan bandaranya sudah diperpanjang, sekarang sudah bisa didarati boeing 737-900ER milik Lion Air.

  5. ekopras says:

    masih di palangkaraya ya

  6. Vulkanis says:

    Asik mas hotelnya mirip eh ada bungalownya gitu…

    • Aldy says:

      He…he…he…
      sekarang sudah tertinggal dengan hotel Aquarius kang, yang kabarnya bintang 4 πŸ˜€

  7. Vulkanis says:

    Sekarang dah hari keberapa nih Mas ?
    Oh jadi inget ada komen replay di blog akang,,dari Bu Dewi Yana nanyain buku yang kiriman keduanya dah keterima belum ?

    • Aldy says:

      Sekarang malah sudah kembali ke Pontianak Kang, belum sempat postingan. Lagi asik liburan dengan anak-anak. Bukunya mbak Dewi sudah diterima, tetapi belum sempat memposting review bukunya πŸ˜€

  8. asop says:

    Pengen jalan2 keliling kota2 di Indonesia… 😐

    • Aldy says:

      Kalau sudah selesai kuliah dan mulai kerja sendiri, sepertinya keinginan tersebut bukan hal yang mustahil mas πŸ˜€

  9. ganda says:

    Sepertinya masalah CSS-nya sudah kelar ya.

    • Aldy says:

      Sementara kompressi-nya ditiadakan dulu Gan.

      • ganda says:

        Bermasalah di kompresinya kah?

        • Aldy says:

          Sepertinya iya bro, selain itu wp super chace juga sudah saya copot. Tapi ini masih bersifat sementara saja. Kalau sudah sampai ke Camp akan saya telusuri lagi πŸ™

          • ganda says:

            Tapi waktu itu saya pakai aman2 aja loh. Malah menurut saya ini disebabkan plugin super cache(bagian rewrite module di .htaccess-nya itu)

            • Aldy says:

              Iya bro, saya baru tahu ternyata bukan pada file compress-nya πŸ™ plugins wp super chace yang menjadi masalah. Sementara biarkan saja dulu, hari ini kembali ke hutan untuk kerja. Ntar kalau dah sampai disana baru ditelusuri lagi.

              • ganda says:

                Soalnya saya juga pernah mengalami masalah yang sama bro. Masalahnya memang si plugin WSC(WP Super Cache) ini.

  10. Padly says:

    Pontianak – Palangkaraya koq transit Jakarta Pak? Ga ada yang langsung ya? Apa jgn2 ini cuma kerjaan Maskapai2 kita ya? Biar laku gitu… (Bingung Mode=on)

    • Aldy says:

      Penerbangan Pontianak-Palangkaraya sebenarnya ada Mas, cuma saat ini hanya ada satu Maskapai Trigana Air ( pesawat ATR ). Karena kemaren itu berangkatnya mendadak, mau tidak mau transit via Jakarta πŸ™

    • Aldy says:

      Maaf Mas Padly, apa blognya khusus untuk borang komentarnya tertutup ?

      • Padly says:

        Iya Pak, G ada format comment yg bagus di blogspot. Pernah sih make Disqus comment, tapi tetap ga ngeh…

        Btw… Kapan ya jalan lintas kalimantan seperti yang ada di Jawa?

        • Aldy says:

          Sebenarnya sudah ada Mas, cuma ada bagian yang masih belum memadai. Dari Kaltim-Kalsel-Kalteng-Kalbar melalui ketapang. Yang masih belum bagus dari Kalteng-Kalbar. Sementara dari Kalbar ke Kalimantan Utara ( Sabah-Serawak-Brunei ) sudah bisa ditempuh melalui jalan darat yang bagus.

          • Padly says:

            Itu maksudnya Pak, jalan yang mulus.

            • Aldy says:

              Kalau yang mulus belum ada.
              Dan masih belum diketahui kelanjutan rencana pembuatan rel kereta api trans kalimantan πŸ™

              • Padly says:

                Memang bisa Pak? tanah Kalimantan kan lembek, tanah rawa soalnya. (hehe…Aku sok tau Kalimantan). Tapi yang jelas itu tanggung jawab Pemerintah untuk pengadaan jalan agar bisa menunjang perekonomian rakyat pastinya. ga seperti yang Pak Aldy alami barusan – Pontianak ke Palangkaraya via Jakarta…ckckckc

                Btw… Jangan panggil Aku Mas donk Pak, Keliatan gimana gitu πŸ˜›

                • Aldy says:

                  Sebentar, manggilnya gimana dunk ? panggil Padly aja ? ops…kedengaran tidak sopan ditelinga saya.

                  Rencananya rel kereta tersebut akan dikerjakan bersama dengan konsorsium dari Malaysia. Ada benarnya tanah kalimantan berawa, terutama untuk wilayah kalimantan tengah. Kalau untuk jalur Kalbar-kalsel dan kaltim, informasi yang saya ketahui sebagian besar 60-65% tidak melalui daerah rawa. Dan kabarnya biasa pembuatan rel memang jauh lebih mahal dibandingkan didaerah lain di Indonesia.

                  Tetapi pilihan lain juga sulit, jika jalan raya yang menjadi pilihan biaya pembuatan jalan juga luar biasa mahal. Tapi saya yakin bisa, contohnya jalan di Tumbang Nusa kalteng menuju Banjarmasin bisa dibuat seperti jalan layang sepanjang 8 kilometer.

                  • Padly says:

                    Sepertinya lebih akrab begitu Pak.

                    Ah…alasan klasik pemerintah aja Pak. Kalau memang pemerintah konsekuen terhadap “keadlian sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” yang pasti berimbas kepada pemerataan pembangunan dan ekonomi(tidak terfokus pada wilayah Jawa saja), pasti bisa.

                    Dulu Aku pernah baca kolom Pak Dahlan Iskan yang ingin membangun PLTU di Kalbar, tapi selalu dipersulit urusan birokrasinya dgn berbagai macam alasan.

                    Btw… ini komentarnya sudah mulai tebal kotaknya, jadi Aku akhiri disini aja dulu ya Pak, Sukses selalu buat Pak Aldy. NEVER ENDING BORNEO.

                    • Aldy says:

                      Padly,
                      Nested comment ini memang saya setting sampai 10 πŸ˜€

                      Yap, saya pernah mendengar rencana Pak Dahlan Iskan tersebut dan akhirnya mundur dulu, karena banyak carut-marut yang harus dibenahi pada birokrasi kita.

                      Saya juga masih mendengar slogan kosong disiang bolong ” Kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah”. Tapi harapannya kedepan hal-hal yang begini bisa dikikis pelan-pelan.

                      Oke Padly, semoga sukses dengan Blogazine-nya. Sayang borang komentarnya clossed. Kalau nggak banyak yang bisa didiskusikan bahkan mungkin akan panas πŸ˜€

  11. Rudy Azhar says:

    foto udah diupload, themanya juga udah kelar (apa mau dirombak lagi? πŸ˜€ ) tapi foto Mas Aldynya mana?

    • Aldy says:

      Mas Rudy,
      Wartawan tidak pernah memuat fotonya sendiri he….he….he…. πŸ˜†
      Mau dimuat mas, ntar katanya narsis lagi πŸ˜€

  12. yusami says:

    sayangnya nggak sempet ke Ampah ya Pak, emang masih jauh sih, tapi kan udah di Kalteng. syukur deh udah selamat sampe di rumah kembali, salam buat keluarga.

    • Aldy says:

      Yusami,
      Yah tidak sempat jalan-jalan malah, jadwal cukup padat. Selesai acara besoknya langsung kembali ke Pontianak lagi πŸ™

  13. Sahabat Blogger says:

    apakabar kalimantan om aldy?. jadi inget pengalaman pertama naik pesawat..hehe..hampir ketinggalan. kepancal pesawat…haha. btw blog om aldy.myname kok ga bisa di akses ya?

    • Aldy says:

      He…he….he…
      Pengalaman yang tidak akan terlupakan.
      Kalimantan khususnya Kalimantan tengah menunjungan perkembangan yang luar biasa. Kapan ke Kalimantan ?
      Aldymy.name sedang dalam masa perawatan. masalah. Karena kesalahan teknis, domain menjadi expire πŸ™