Pohon berpenghuni

pohon besarBekerja ditengah belantara, bertemu dengan pohon-pohon besar sebenarnya merupakan hal biasa. Tetapi entah mengapa, pada pohon-pohon tertentu ada rasa yang lain. Seakan-akan ada yang mengintip dari balik pohon tersebut, ada yang memandang diam-diam. Padahal, ketika dicermati tidak ada hal yang janggal ataupun yang aneh.

Jika terjadi hal seperti ini biasanya yang dilakukan mendatangi pohon dan menepuk pada banir pohon sebanyak 3 (tiga) kali, entah apa hubungannya, yang jelas setelah ritual ini dilakukan perasaan seperti diatas hilang dengan sendirinya. Mungkin karena pohon juga mahluk hidup sehingga perlu diperhatikan dan diajak berteman :D. Walahhualam.

Atau ini merupakan bagian dari kehidupan dunai lain? hanya Dia yang bisa menjawabnya. Langkah yang dilakukan ditengah belantara hanya mengikuti petuah dari para tetua saja. Dan sampai sejauh ini, petuah-petuah yang diberikan memberikan manfaat, setidak untuk diri sendiri.

Selain itu do’a merupakan bekal yang paling ampuh jika sedang berada ditengah hutan, terutama do’a agar tidak sesat. Karena jika ini terjadi, selain merepotkan teman-teman yang lain, bisa-bisa berubah menjadi Tarzan.

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari tiga orang putu (update). Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

96 Tanggapan

  1. Yang penting berdoa itu tadi,
    kalo kita mendapat perlindungan dari Allah SWT, maka syetan pun tidak akan dapat mengganggu kita, dan juga itdak perlu melakukan ritual-ritual, karena malah bisa jadi tidak baik.
    Bali Villas Bali Villa

    • Aldy says:

      Benar, do’a senjata utama yang paling ampuh. Insya Allah, yang maha kuasa selalu memberikan perlindungan.

  2. maria says:

    dirumah orang tuaku dikampung masih ada yang kalau tengah malam ada suara menimba air disumur padahal sumur sudah gak ada , itu bukti masih ada dimensi lain disekeliling kita apalagi dihutan , mas aldy banyak pengalaman ya.salam hangat saja.

  3. indam says:

    Didaerah dan lingkungan saya juga masih seperti itu.
    Biasanya disebut pohon keramat, dan jika ingin atau melakukan sesuatu ‘harus permisi dulu’.

    Jika tidak, misal buang air kecil sembarangan, teriak-teriak nggak jelas, bisa-bisa itu orang langsung sakit keesokan harinya, istilah ditempat kami keteguran.

    • Aldy says:

      Indam,
      Disini juga kepercayaan seperti itu masih sangat kuat. Jangan pernah takabur dalam hutan, atau pilihannya sesat.

  4. Saya beberapa kali juga merasakan bahkan pernah melihat fenomena gaib berkaitan dengan pohon, terutama yang tumbuh besar atau berusia tua. Tapi entahlah, apa itu memang spirit dari dunia lain atau memang spirit dari pohon itu sendiri. Mereka kan makhluk hidup juga. Hehe!

    *ngomong ngawur..

  5. Cahya says:

    Seperti cerita di film Avatar saja :).

    Oh ya, kalau tidak ke warnet, saya tidak bisa membuka blog ini dengan MOBI, karena diblok oleh sesuatu yang menggunakan Project Honey Pot, tapi ditempatkan di awal (plugin keamanan mungkin).

    • Aldy says:

      Saya justru bingung sendiri Mas, tidak ada plugins keamanan yang saya tambahkan selain yang standar. Beberapa teman juga mengatakan, bahwa blog ini sulit dibuka.
      Tapi akan dicari dulu, dimana masalahnya 🙁

      • Cahya says:

        Pak Aldy,
        Dulu saya menemukan pengaya yang bekerja seperti ini, namanya “bad behavior” – menolak semua akses dari IP Address yang pernah atau dicurigai pernah melakukan spamming. Tapi setahu saya, “bad behavior” tidak memiliki akses/kerja sama dengan “Project Honey Pot”, – CMIIW.

        Jadi bukan tidak bisa dibuka sih tepatnya, namun tidak diizinkan untuk diakses, jadi saat saya pakai dial-up MOBI, saya tidak diizinkan mengakses blog ini oleh setelan keamanan tersebut, tapi ketika saya pakai publik hotspot/wifi yang memiliki IP Address berbeda, maka saya dapat mengakses blog ini.

        • Aldy says:

          Bad Behavior, ya saya menggunakan pengaya ini Mas, jika melihat cara kerjanya benar seperti yang mas Cahya uraikan. Mungkin pengaya ini yang menjadi masalah. Akan saya non aktifkan dan mohon umpan balik dari Mas Cahya.

  6. Benar, tumbuhan juga makhlukNYA, tetapi senantiasa berdzikir kepadaNYA. Beda dengan manusia, terkadang hanya ingat Allah di saat-saat kesedihan menghadang. Astaghfirullahal Adzhiim.
    Salam kenal, ditunggu kunjung balik

  7. putri fajar says:

    pas awal melihat gambar pohon itu…
    ada aura mistisnya pak, heu…

    • Aldy says:

      Heheh, jangan terpengarus dengan besarnya pohon. Karena tidak semua pohon besar memiliki aura yang sama.

  8. mila says:

    Kunjungan balik neh

    salam persahablogan 🙂

  9. harits says:

    Waduh serem banget tuh mas sepertinya.

  10. Teras Info says:

    wah..pohonnya besar ya Pak…
    benar Pak, do’a itu bekal utama pada saat kita berpergian kemana saja, contohnya kehutan itu……

    • Aldy says:

      Lumayan mas, tapi bukan yang paling besar.
      Berdo’a lebih baik dari kegiatan lainnya, apalagi do’a untuk keselamatan.

  11. bolang says:

    Banyak kejadian buruk ketika kita mengangap remeh hal gaib, tapi tiap daerah memiliki adat yang berbeda dan pada dasarnya adalah bila kita bermain dihutan yang terpenting menjaga niat positif dan menghargai sesama mahluk hidup ciptaan tuhan yang maha esa

  12. Fadly Muin says:

    belum pernah sih alamin seperti itu. beda yah rasanya mas?

  13. aciid says:

    wah.
    tpi emank serem.
    pnglaman wktu muncak ke gunung breng tmen2 😀
    bkan serem ma pnghunina
    tpi serem klo pohonna rubuh n kena k kita 😀

    • Aldy says:

      Kok seram?
      awalnya mungkin iya, tapi kalau sudah sering mengalaminya, perasaan menjadi biasa walaupun masih ada rasa.
      Kalau rubuh bukan hanya seram bro, itu mah sudah siaga merah 😀

  14. kunjungan balik neh bang…
    artikelnya bgs abis…
    salam kenal …n tukeran link ya bang…

    trims.

    • Aldy says:

      Terima kasih mas, salam kenal kembali.
      Saya malah masih belum menyediakan laman untuk tukeran link mas, theme ini masih dalam tahap pengembangan. Mohon maaf.
      Yang penting tali silaturahmi tetap terjaga.

  15. ekopras says:

    dengan berdoa semakin dekat dengan yang maha kuasa