Selamat Jalan Sahabat.

borken-heartSatu sahabat, lebih susah mendapatkannya dari seribu musuh.

Saya percaya rekan-rekan semua tahu pepatah yang mungkin sudah berusia ratusan tahun tersebut, tetapi hari ini saya terpaksa dan sungguh sangat terpaksa memutuskan tali persahabatan yang sudah terjalin sejak tahun 2000 yang lalu. Saya dengan hati yang berderai luka dengan amat sangat dipaksa oleh sahabat saya sendiri, oleh orang yang selama ini saya anggap sebagai saudara, oleh orang yang selama ini sudah saya anggap sebagai adik kandung saya sendiri.


Mohon jangan pertanyakan bagaimana rasanya sakit dihati ini. Walaupun dia sudah berderai air mata meminta maaf tetapi keputusan sudah saya ambil dan saya tetapkan. Karena saya sudah tidak mampu lagi menerima ratusan kebohongan yang telah dilakukan. Saya sudah tidak sanggup lagi dijadikan pijakan penghianatan yang tiada akhir.

Maafkan saya sahabat, saya bukan lilin yang sanggup terbakar habis demi menerangi orang lain. Saya bukan Nabi Isa AS yang rela mati dikayu salib. Dan saya juga bukan Nabi Ibrahim AS. yang sangat iklas ketika anaknya diminta dijadikan persembahan.

Saya hanyalah manusia biasa seperti yang lainnya, terbuat dari tanah yang kelak akan kembali keasalnya. Aku memiliki batas kesabaran dan hari ini limitnya sudah melampaui batas kemampuan yang aku miliki.

Biarkanlah tali persaudaraan ini berakhir sampai disini saja, mudah-mudahan Allah SWT memberikan kamu jalan yang terang dan mudah-mudahan kelak kamu diberikan Hidayah oleh-Nya. Aku rela menerima hukuman karena memutuskan tali persaudaraan ini, aku iklas menerima segala resikonya.

Berjalanlah yang lurus saudaraku, hapuslah air matamu karena kamu sendiri yang “mengeluarkannya”.
Pergilah…
Pergilah menjauh dari aku dan keluargaku. Kasihanilah dirimu sendiri dan jangan kau kasihani aku dan keluargaku, karena semuanya berawal dari kamu sendiri.

Selamat Jalan Saudara dan Sahabatku.

Ilustrasi : ghurfatulaliyah.wordpress.com

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari tiga orang putu (update). Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

45 Tanggapan

  1. achoey says:

    terkadang, begitulah kehidupan
    tapi kekuatan hati, tak akan mudah terlalu lama terlukai

    semangat!

    • Aldy says:

      Achoey,
      Kehidupan memang penuh dengan rona dan warna, kadang ada pahit dan manis, kemarin saya menikmati manis hidup dengan tidur yang nyenyak, tetapi hari saya diharuskan membuat keputusan yang paling berat dan menyakitkan.

  2. nakjaDimande says:

    walaupun kelak dia pergi jauh, mas Aldy pasti akan berlapang dada mengiringinya terus dengan doa.

    memang ada saatnya kita harus menjauh..

    • Aldy says:

      Sesakit apapun hati ini bundo, saya tetap akan mengiringi langkahnya dengan do’a. Mudah-mudahan suatu saat kelak, mata hatinya terbuka.

  3. nurhayadi says:

    Cintailah orang lain dengan biasa saja, karena kita tidak tahu apakah suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang paling kita benci. Bencilah orang lain dengan biasa saja karena kita tidak tahu apakah suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang paling kita cintai.

    • Aldy says:

      Mas Nurhayadi,
      Saya memang memiliki kelemahan, jika saya sudah dekat dengan seseorang saya selalu mengganggapnya seperti saudara saya sendiri. Tapi Alhamdullilah, saya tidak diberikan oleh Allah perasaan dendam dalam hati. Jika saat ini saya meminta dia pergi, karena permasalahannya sudah melampaui ambang batas toleransi saya dan keluarga.

  4. kadang kita memang harus mengambil keputusan berat seperti yg Mas Aldy alami.
    walaupun menyedihkan, tapi ada kelegaan krn Mas Aldy telah mengambil keputusan .
    Semoga Mas Aldy dan keluarga selalu dlm rahmat dan berkahNYA,amin.
    salam

    • Aldy says:

      Bunda, terima kasih Do’anya bunda dan keluarga.
      Sejujurnya bathin ini masih berkecamuk, ada perasaan lega, ada perasaan kesal tetapi tidak ada perasaan dendam. Dan keluarga tadi jam 11.30 sudah saya beritahu.
      Semoga kita selalu diberikan rahmat oleh Allah SWT. Amin.

  5. Gus Ikhwan says:

    beginilah sebuah realita, semoga keputusan mas aldy tepat dan selalu berada dijalan-Nya

    • Aldy says:

      Gus Ikhwan,
      Memang benar Gus realita terkadang terasa pahit, dan saya berharap keputusan saya ini selain menjadi pelajaran bagi dia juga menjadi pelajaran buat diri saya dan keluarga.
      OOT, saya tidak pernah berhasil masuk ke blognya gus Ikhwan, selalu error.

  6. peri says:

    semoga mas aldy dapet sahabat lagi yg gak seperti sekarang
    sabar dan semangat yah mas

    • Aldy says:

      Peri,
      Terima kasih supportnya sahabat, saya saat ini masih memiliki sahabat blogger yang selalu memberikan saya dukungan moral yang tidak akan pernah saya nilai dengan apapun.

  7. Dangstars says:

    Suatu tindakan yang sangat saya setuju,, sebab,dengan demikian semoga dibukakan pikiran dan hatinya agar bisa untuk memperbaiki diri..
    Biarkan dia hidup tanpa kita ,,biar bisa merasakan tanpa kita
    Semoga dia hidup lebih baik tanpa kita
    I like your article and all the great tips that are mentioned on it, it has really helped out. Thanks for share the information.
    I hope you can visit my blog and give me suggestion.
    Thanks again.

    • Aldy says:

      Thanks supprotnya kang Dadang.
      Saya sudah berkunjung kesana dan saya sangat senang walaupun tempo hari saya gagal, tetapi ada sahabat blogger lain yang memiliki pengetahuan lebih dan berhasil membantu.
      Selamat ya kang.

  8. Dangstars says:

    Ini Mas lagi emosi atau lagi curhat atau kenyataan,,,
    Atau lomba menulis ?

  9. guskar says:

    dengan hadirnya postingan ini, saya melihat betapa berlapang dadanya mas Aldy, mskpn hatinya tersakiti oleh sahabatnya.

    • Aldy says:

      Semoga saja ini jalan terbaik yang saya tempuh Gus. Dari pada urusannya semakin membesar, lebih baik saya putus. Cut Loss.

  10. Deka says:

    Semoga keduanya di bukakan jalan yang lebih baik untuk di tempuh.

  11. wahyurez says:

    wah kenapa nih? apa g ada cara untuk baikan lagi pak?

    • Aldy says:

      Sudah saya coba Mas Wahyu, bukan cuma saya bahkan keluarga saya juga turut serta. Tetapi jika akhirnya justru keluarga saya yang berantakan karena politik adu domba mendingan yang bersangkutan saya jauhkan saja.

  12. Hariez says:

    hanya bisa menarik nafas saya Om..karena saya pun pernah mengalami hal yang sama, tapi hingga kini masih menyimpan kenangan saat-saat baik susah maupun senang..keep smile Om

    salam hangat

  13. ceuceu says:

    napa mas aldy..? sakit hati banget ya…? rasanya setiap kita tidak ingin ya memutuskan hubungan pertemanan (apalgi persahabatan) dgn seseorang, tp ..benar.. kita manusia biasa.. sabar kita terbatas….

    semoga saja masalah yang ada pada akhirnya dapat terselesaikan dengan baik… yang penting tidak ada rasa dendam, amarah dan benci … ikhlas…seikhlas-ikhlasnya.. 🙂

    oke mas..? piss ah… ! 🙂

    • Aldy says:

      Sesungguhnya bukan cuma sakit Teh Ceuceu tapi hati ini berderai. Tetapi saya tidak punya pilihan lain. Dari pada keluarga saya berantakan, lebih baik yang bersangkutan saya jauhkan.
      Insya Allah tidak ada dendam teh, saya malah berdo’a semoga dia diberikan Hidayah oleh Nya dan tetap saya iringi langkahnya dengan do’a, semoga dia menyadari kesalahannya.
      Piss juga ach…! 😀

  14. rose says:

    setelah rose baca, betul aldy, puisi rose nyambung dengan postingan ini… saya juga tengah dikecewakan ma seorg yg saya anggap adek dan juga sahabat… entahlah, apakah dulu pilihan saya itu tepat ataukah perpisahan ini adalah hal yang terbaik bagi kami… makasih dah berkunjung ke kebun rose… rose jadi sedih… 🙁

    • Aldy says:

      Jangan bersedih Rose,
      Ambil hikmahnya saja, saya sendiri juga tidak tahu apakah salah memilih sahabat ataukah ada sesuatu yang lain dibalik itu.
      Keep your spirit brotha.

  15. shafira says:

    saya juga pernah merasakan…. bukan hanya sekali malah…, n terakhir pura2 menulikan dan membutakan diri sendiri agar tidak tertikam lagi.., banyak orang diluar sana yang lebih mampu menghargai kita..

    • Aldy says:

      shafira,
      jika saja saya masih mampu menulikan dan membutakan diri mungkin keputusan ini tidak pernah diambil. Tetapi sungguh saya sudah tidak sanggup lagi.