Speedboat, transportasi air tercepat di Kalimantan Barat

speedboat

Transportasi air pernah menjadi transportasi andalan di Kalimantan Barat, namun seiring semakin pesatnya pembangunan secara perlahan ketergantungan terhadap transportasi ini semakin berkurang. Tetapi pada daerah-daerah tertentu, terutama pada wilayah penghuluan masih menjadi alat transportasi utama.

Dahulu, masyarakat pedalaman masih menggunakan sampan. Bahkan aku sendiri, pada era tahun 70-an masih menggunakan sampan untuk mengunjungi kakek dan nenek dari sebelah ibu, pada masa itu kami harus menempuh perjalanan hampir 20 jam non stop. Kemudian transportasi beralih ke motor PT atau motor klotok diera tahun 80-an. Setelah era motor klotok, transportasi menggunakan long boat.

Saat ini, setelah semua kecamatan bisa ditempuh dengan jalan darat (masih ada kecamatan yang sulit ditempuh dengan jalan darat pada musim penghujan), sebagian masyarakat menggunakan speedboat sebagai transportasi. Selain lebih cepat, penumpang bisa lebih santai karena guncangan dikendaraan tidak sehebat menggunakan jalan darat.

Disebut speedboat karena jalannya kendaraan merupakan yang tercepat, tapi kecepatan ini dikonversi dengan biaya angkut yang cukup mahal dan daya muat terbatas. Speedboat dengan mesin 40HP, hanya mampu mengangkut maksimal 6 (enam) penumpang dengan barang bawaan tidak terlalu banyak. Biaya yang harus dikeluarkan untuk jarak tempuh selama 1.25 jam sekitar Rp. 50.000,00 sampai Rp. 75.000,00 (tergantung negosiasi), jika carter anda harus merogoh kantong sebesar Rp. 350.000,00 sampai Rp. 400.000,00. Biaya sebesar ini tidak termasuk konsumsi yang harus dibeli sendiri.

Mesin yang digunakan bervariasi, paling kecil 40HP dan yang terbesar 200HP. Saat ini yang paling banyak beroperasi, mesin dengan kekuatan 40HP.

Jangan tanyakan tingat kebisingannya, yang tidak biasa pasti akan kesulitan memejamkan mata selama perjalanan. Jika suatu saat menggunakan kendaraan ini, sebaiknya siapkan penyumbat kuping, atau gunakan headset model tertutup untuk mengurangi tingkat kebisingan.

Untuk menghindari guncangan yang keras karena hempasan gelombang, pilih tempat duduk dibelakang driver. Semakin dekat dengan mesin, guncangan karena gelombang semakin minim, tapi kebisingan karena suara mesin menjadi bayarannya.

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

15 Tanggapan

  1. applausr says:

    jadi pilih mabok atau bising ya,…

    saya sih kayaknya pilih bising ya… tipsnya berguna. di ingat ingat kalau dapet kesempatan naik speedboat serupa..
    Selamat juga pak sudah menang di ngonooo.com… sukses ya pak..

  2. TuSuda says:

    Sama juga di daerah kepulauan, seperti Kab. Buton, Muna, Bombana, Wakatobi, di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), transportasi sejenis “boat” itu atau perahu/kapal kayu bermesin menjadi andalan transportasi kesehariannya.
    SALAM hangat dari Kendari, Sultra.

    • Aldy says:

      Kalau didaerah kepulauan memang menjadi andalan utama, bli Putu sering naik boat ke kepulauan lain?

  3. NativeHacker says:

    dari kotak tips dibawah kayaknya mas sering maen ksana ya?

    • Aldy says:

      Sebelum jalan darat tembus, speedboat menjadi kendaraan wajib pada saat pulang cuti atau ijin 😉

  4. kodokkampus says:

    kira kira lebih bising mana ya sama bajaj. aku jadi pengen kekalimantan cz belum pernah 🙂

  5. arif says:

    gambar speedboat nya kayak apa ya 😀

  6. nique says:

    waduh? gimana nasib saya klo tinggal di sana?
    saya kan takut air 🙁
    sepertinya harus mikir yah klo mau ‘main’ ke sana

  7. Cahya says:

    Di sini ndak ada sungai besar di pulau kecil saya pak, jadi ndak ada sampan ataupun speedboat kecuali di danau dan laut.

  8. Andank says:

    sama pak die seperti di batulicin, kalimantan selatan. speedboat masih dipergunkan

  9. Sugeng says:

    Waduh,…. jualan ku gak laku dong disana 😆 semua serba air dan air.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan