Triks menghadapi si ekstrim

Dalam pergaulan sehari-hari, kita sering mendapati adanya teman yang bersikap ekstrim, non toleransi dan merasa dirinya paling benar. Bahkan setelah tahu pendapat yang dia kemukakan salah, masih juga berdalih, berlapis-lapis mirip kue lapis setengah matang.

Kesal, jengkel dan uring-uringan jika mendapat teman yang seperti ini? pasti. Tetapi tidak seharusnya kita membenci atau menyingkirkan dia dari kelompok pergaulan. Karena, tidak semua pendapat yang dikemukan salah, bahkan mungkin lebih baik dari pendapat kita.

Jika saya ketemu dengan teman seperti ini, ada beberapa hal yang sering saya lakukan.

  1. Biarkan dia mengemukakan pendapatnya, pancing agar dia bicara terus menerus, bila perlu sampai dia bosan. Syaratnya, anda harus siap menjadi pendengar yang baik, manfaatkan penjelasannya sebagai senjata untuk mengajukan pertanyaan lanjutan. Manfaatkan dengan baik kata-kata mungkin, apa, mengapa, atau dan kata-kata lainnya yang bersifat bertanya. Biarkan seakan-akan dia sangat cerdas. Sanggup?
  2. Lakukan debat yang cerdas. Jangan debat kusir. Syaratnya, anda harus memiliki kemampuan debat cukup baik dan tidak terpancing adu mulut. Sikap extrim tidak akan berhasil dilawan dengan ilmu kepala batu. Selain itu, anda harus memiliki pengetahuan yang baik, terutama berhubungan dengan materi perdebatan. Jika tidak, kembali ke trik pertama.
  3. Berpura-pura sakit perut dan ingin buang air besar, upayakan disertai dengan pembuangan gas. Tidak sopan? mungkin. Tetapi sepertinya lebih baik dari pada pergi sambil menunjukan perasaan tidak senang.

Trik-trik diatas mungkin tidak baik, maukah rekan-rekan berbagi trik yang lain?

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari tiga orang putu (update). Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

51 Tanggapan

  1. ipul says:

    untuk yang pertama sepertinya saya sudah tidak sanggup lagi, hehehe saya terhitung orang yang keras juga dan gak tahan jika ada orang seperti itu

  2. Bagus pak, setuju, tidak perlu debat kusir.
    Usahakan satu lagi, menguap and pura2 ada kepentingan lain yang mendesak.

    Thanks tipsnya…

  3. achoey says:

    Cerdas Pak triknya
    Ada aja ya orang kayak gitu 🙂

  4. pura-pura ada telpon masuk adalah hal juga bagus 🙂

    he he he 😀

  5. kezedot says:

    thx
    p cabar mas
    salam persahabatan bloger

  6. Darin says:

    Saya dukung trik yang terakhir, terbukti paling efektif! hehe

  7. julie says:

    tergantung mood aja mas
    kalo lagi mood ya ladenin
    kalo kagak ya tinggalin ajaaa :p

  8. sedjatee says:

    tips yang bermanfaat…
    tengkyu… saya perlu banget tipsnya
    soalnya disini ada si ekstrim
    yang sulit dihadapi tiap harinya
    hehehe… salam sukses..

    sedj

  9. Yohan Wibisono says:

    Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang bisnis di blogku : http://www.yohanwibisono.com, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

  10. kalo aku kayaknya lebih sering make trik yang ketiga nie

  11. alief says:

    manteb nie pak ilmunya buat ngadepin orang orang yang gak mau kalah nie, biar kata udah tau d
    kalo dia itu sebenernya salah.. 🙂

  12. Kerajinan Indonesia says:

    Tips yang lumayan walo rada sedikit aneh bagiku but it’s ok!

  13. Agus Siswoyo says:

    menurut saya, tips nomor 1 adalah yang paling tepat dipraktekkan. namun dalam pelaksanaannya tentu tidak mudah. butuh kesabaran ekstra.

    terlepas dari ketiga saran tersebut. saya lebih suka memberi ‘pelajaran’ bagi orang keras kepala. sesekali harus dibikin mati kutu di hadapan orang banyak. biar kapok. hehehe.

  14. genial says:

    gag kuk kang… saiia gag terlibat di dalamnya..
    kebetulan ajja saiia di percaya buat promosiin mereka 🙂

  15. Assalaamu’alaikum Nanda Aldy…

    Subhanallah… karena laluan kemari selalu berhalangan bagi bunda sehingga hari ini baru kesampaian, menunjukkan jauhnya tempat kerja nanda di sana. Bunda tidak bisa melalui jalan biasa terus dari rumah bunda tapi harus menyusuri jalan dunia lain untuk sampei kemari. Ahh.. tertinggal banyak moment yang indah dari pengalaman nanda.

    Untu menghadapi orang sebegini, bunda biasanya menggunakan tips pertama sahaja, menjadi pendengar yang baik sambil2 buat tugasan bunda kerana kebiasaannya teman2 sebegini datang ke meja bunda. bunda suka mendengar butiran yang mereka luahkan yang terkadang membuat bunda tersenyum dan ketawa melihat ragam badan dan bahasanya. Walau bosan tetapi masih setia kerana tidak bisa menghalau lantaran dia adalah tetamu. Tunggu sehingga dia selesai dan mengundur diri. Hehehehe… lega.

    Sungguh, bunda setuju bahawa bicara mereka walau seperti tin kosong namun ada kebaikan untuk diambil sebagai sempadan dan teladan. Terkadang bimbang juga memikirkan diri sendiri mungkin begitu juga tanpa kita sadari. Masya Allah.

    Salam mesra dari bunda di Sarikei, Sarawak. 😀