Jangan jadikan pembaruan tulisan blog sebagai beban.

Kapan terakhir kali melakukan update (pembaharuan) postingan blog? berapa kali dalam satu bulan melakukan update? haruskan update blog dilakukan setiap hari? haruskah anda pontang-panting mengejar target update?

Beberapa pertanyaan diatas cukup menggambarkan bahwa melakukan update blog seharusnya jangan menjadi beban, artinya jika blog yang anda kelola bukan ditujukan untuk dimonetasi atau ingin beralih kwadran sebagai fulltime blogger seharusnya anda tidak perlu jungkir balik mengupdate blog. Jika blogging bukan merupakan kegiatan utama, tanggalkan label beban yang selama ini ada dipundak, agar terhindar dari stress hanya gara-gara ingin mengupdate blog.

Walaupun Mas Darin dalam artikelnya yang berjudul Mengapa posting tiap hari sangat dianjurkan untuk blog wordpress berbayar, menyarankan sebaiknya blog diupdate setiap hari, coba cerna kembali artikel tersebut, Mas Darin menyarankan update blog tersebut, khususnya blogger yang menggunakan top domain dengan pertimbangan ekonomis dan eknis, plus keuntungan dan kerugiannya, tidak berarti update blog menjadi sebuah kewajiban absolud. Ada pertimbangan-pertimbangan lain yang harus menjadi perioritas.

Haruskah update setiap hari?

Update blog sebaiknya tidak anda lakukan setiap hari jika anda tidak mampu melakukannya, buatlah jadwal postingan dalam jangka waktu tertentu, misalnya tiga hari sekali. Jarak waktu ini sedikit memberi anda nafas untuk mencari materi postingan, memberikan kesempatan kepada anda melakukan blogwalking (Not Blogrunning!), dengan jadwal pasti seperti ini, jika suatu saat anda mendapatkan ide yang berlimpah, anda sudah punya stock postingan yang cukup banyak. Jika berniat membuat postingan setiap hari satu postingan, sebaiknya lakukan bertahap. Awali dengan setiap tiga hari satu postingan, misalnya. Kemudian ditingkatkan sampai anda mampu memposting satu harisatu tulisan. Jika tidak mampu? Jangan memaksakan diri, tidak ada aturan yang mengharuskan anda posting setiap hari. Bahkan jika anda sedang mabok SEO sekalipun, karena para pakar SEO hanya menyarankan posting secara teratur. Posting sebulan sekali tetapi konsisten setiap bulan, kan teratur juga. 😀

Tidak update, tidak ada pengunjung?

Tinggalkan mitos jelek ini!, jika pengunjung hanya berpatokan pada jumlah komentar yang masuk sebaiknya tutup kolom komentar anda. Biarkan rekan-rekan anda menjadi silent reader. Loh, kalau begitu pengunjung bisa ogah mendatangi blog kita? TIDAK. Sepanjang tulisan yang dibuat bisa memikat pembaca, percayalah reader blog anda tidak akan pergi, bahkan mungkin mereka senang karena tidak dibebani harus memberikan komentar sebagai tanda kedatangan di blog anda. Apalah artinya jika komentar yang masuk hanya “nice inpoh”, Good Posting, pertamaxzzss dan lain sebagainya, bukankah justru komentar ini akan membuat anda bertambah stress? sekali lagi, selama tulisan anda memenuhi kriteria yang diinginkan pembaca, yakinlah bahwa pengunjung blog anda akan tetap datang apalagi jika anda rajin mengunjungi blog-blog lain.

Apa yang harus dilakukan?

Tidak ada, semua sudah diuraikan diatas dengan sangat singkat dan mungkin sulit untuk dipahami. Tetapi pada intinya, tidak melakukan update blog setiap hari bukanlah musibah, dari pada anda stress memikirkan materi pembaharuan setiap hari, lebih baik waktu tersebut digunakan untuk mencari pacar (khusus jomblowan/jomblowati), berkumpul dengan keluarga, bermain dengan teman-teman dan sesekali dugem juga boleh. Piye, akur nggak?

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

73 Tanggapan

  1. Jams says:

    Bagi saya pribadi kalau mau bikin postingan mungkin lebih baik dari cerita kita sehari-hari saja kali yeeee.., biar ga pusing2 amat…., amat aja ga pusing, hehehehehe….So’ Teu….

    Terima kasih banyak bang Aldy atas pembekalannya.

    • Aldy says:

      Jangan difikirkan terlalu dalam bero, yang penting ente posting dulu, kalau ada yang tidak cocok bisa diedit dikemudian hari. 😉

  2. irfanhandi says:

    terimakasih om. kebetulan saya sedang terjangkit penyakit malas. 😀

  3. rismaka EA says:

    Saat ini saya memang sedang terpengaruh sindrom ini, tapi bukan di blog rismaka.net. Ada beberapa blog yang memang harus saya kejar postingannya demi mencari sepikul berlian.

    Yang saya rasakan memang jenuh mas. Bolak-balik kesana kemari cari bahan artikel. Saking banyaknya bahan, akhirnya malah ga ketulis. Ujung-ujungnya malah update status facebook :mrgreen: