Aku, Saya dan Anda Ingin Hidup Berapa Lama ?

AKU ( Chairil Anwar )

Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

Pernah baca puisi diatas ? saya yakin pernah. Bayangkan betapa menggebunya seorang Chairil, semangat yang membara bahkan menginginkan untuk hidup seribu tahun lagi, sekalipun kita juga tahu bahwa beliau berpulang dalam usia yang cukup muda.

Jadi mengapa ada diantara kita yang ingin mengakhiri hidupnya dengan cara-cara yang tidak wajar ? di Personal Field saya mempublish sebuah artikel tentang blog yang menyediakan konsultasi gratis bagi yang ingin bunuh diri. Sehingga orang-orang yang pendek akal dan ingin bunuh diri memikirkan ulang dampak negative bunuh diri. Baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang-orang yang ditinggalkan.

Lagi pula bunuh diri itu tidak enak, kok tahu ?

Pernah menyaksikan orang mati karena gantung diri ? kebetulan saya sendiri pernah. Dan bayangkan sakitnya; lidah terjulur keluar, dari kema***nnya keluar air man*, leher membiru, kaki kejang. Apa enaknya mati seperti itu ?

Jadi berfikirlah 6.700.000.000.000 kali jika anda ingin bunuh diri, jika sudah berfikir sebanyak itu ( sehingga nasabah bank century bisa dikembalikan depositonya ) anda masih juga mau bunuh diri, silahkan saja. Setidaknya saya sudah mencoba untuk mencegah anda bunuh diri.

Apa sih penyebab bunuh diri ? banyak, diantaranya :

  1. Tingkat keimanan yang rendah, jika saja yang bersangkutan memiliki tingkat keimanan yang memadai percayalah bunuh diri tidak akan pernah dilakukan.
  2. Bodoh, hanya orang bodoh yang mau bunuh diri.
  3. Tidak berfikir panjang, berfikirlah berulang kali, bila perlu berfikirlah sebanyak dana talangan Bank Century
  4. Banyak utang, makanya jangan utang sana utang sini.
  5. Ditinggal suami/istri, hey bok…cari lagi donk
  6. Putus Cinta, ampun dah
  7. Nggak Lulus Ujian, kenapa tidak ikut ujian paket A, B atau C ?
  8. Kalah Judi, Hmmm….
  9. Stress, kenapa stress ? nggak tahu juga, mungkin beban yang bertumpuk membuat stress
  10. Emang maunya dia, nah ini yang kacau balau

Janganlah anda membunuh diri anda sendiri, ingat ibu anda mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan anda, agar anda hidup didunia ini.

😉 postingan ngaco’ karena mumet, mohon dimaafkan jika hasilnya tidak karuan. But, Still Happy Blogging…

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

25 Tanggapan

  1. Cahya says:

    Walau ia tak hidup hingga seribu tahun, tapi semangatnya masih bisa dirasakan hingga hari ini.

    Demikianlah kekuatan puisi seorang Chairil Anwar.

    • Aldy says:

      Beliau memang selalu menghasilkan karya yang tidak lekang dimakan jaman, semangatnya yang menggebu dan terkadang terkesan suram banyak mewarnai puisi-puisi beliau.

  2. Siti Fatimah Ahmad says:

    Assalaamu’alaikum Aldy

    Sungguh ngeri bunda membaca hal manusia yang berniat atau bermaksud untuk membunuh diri bagi mengakhirkan hayat yang dihidupkan Allah swt sebagai manusia pilihan terbaik yang dihasilkan melalui persenyawaan kedua orang tuanya setelah melalui perjuangan hebat bersama 250-300 juta sperma yang dipancarkan untuk menembusi ovum. lalu lahirlah dia di dunia ini sebagai manusia yang berakal.

    Tiada siapa yang berhak mencabut nyawa seseorang baik diri sendiri atau nyawa orang lain melainkan Allah swt atau melalui perundangan yang disyariatkan. Memikirkan sahaja sudah rasa gerun apatah lagi untuk melakukannya.

    Kesakitan bunuh diri tentu tidak pernah dirasai kerana kita tidak pernah melakukannya… hehehe… tetapi melihat mayat yang membunuh diri… seakan kesakitan yang dialaminya sangat dahsyat kerana jiwanya yang tidak tenteram dan kematiannya juga sudah pasti tidak tenteram.

    Mudahan kita dipelihara Allah dari hal-hal yang merugikan kita. kerana itu, konsep sabar, redha dan syukur mesti ditanam dalam diri kita dan anak-anak sejak kecil agar pasrah dengan segala ujian Allah.

    Antara penyebab bunuh diri yang dibentang oleh nanda Aldy di atas, cukup menggambarkan singkatnya daya fikir, rapuhnya iman dan longgarnya sabar yang ada pada diri manusia.. makanya kebodohan selalu menyingkatkan akal manusia berfikir dengan waras. Sedangkan manusia adalah makhluk paling mulia yang diciptakan oleh Allah swt.

    Salam mesra dari bunda di Sarikei, Sarawak, MALAYSIA.

    • Aldy says:

      Banyak orang yang karena alasan tertentu ingin bunuh diri. Di Australia ( kalau tidak salah ) diperkenankan melakukan eutanasia dengan alasan tertentu.
      Umat islam memang hanya mempercayai bahwa yang berhak mengambil kembali kehidupan ini hanya Yang Maha Kuasa. Dan kita meyakini itu bunda.

  3. Siti Fatimah Ahmad says:

    Puisi Chairil Anwar di atas sungguh sinis dan memberi semangat bagi yang sudah lelah dengan kehidupan ini. Bangunlah dan hadapi hidup dengan segar, mekar . Waranilah kehidupan bersama wangian seharum kasturi walau banyak badai yang mendatang.

    • Aldy says:

      Puisi almarhum memang terkadang sinis dan tajam bunda, tetapi dibalik itu tersimpan kekuatan yang dahsyat. Pemilihan kata-kata beliau sungguh padat, berisi dan kaya dengan tafsir.

  4. nakjaDimande says:

    Hidup harus penuh semangat seolah kita akan hidup seribu tahun lagi, beribadah juga harus semangat seolah mau mati esok pagi.

    Semoga kita semua dikaruaniakan dua semangat itu oleh Allah SWT.

    • Aldy says:

      Bundo,
      Saya jadi ingat neh, Seholatlah kamu seakan-akan kamu akan mati esok hari dan makanlah kamu seakan-akan kamu akan hidup seribu tahun lagi.

  5. badruz says:

    Betul mas, mungkin hanya oarang yang kepalanya konslet saja yang mau bunuh diri.

    saya jadi baca puisi di atas di sini mas. terima kasih. postingannya tetap menarik kok…

  6. yuniarinukti says:

    hmmm… puisi AKU-nya Bung Chairil Anwar yah?? jadi inget pas SD dulu disuruh hapalin puisi itu haha……

    • Aldy says:

      Sekarang masih hafal nggak ? ntar kalau sudah hafal tolong hapalin juga “Kerawang Bekasi”..:D

  7. - H - says:

    jangan bunuh diri dulu :mrgreen:

    • Aldy says:

      Wah jangan dulu bro, kang badruz bilang hanya yang konslet saja yang mau bunuh diri, saya sih masih normal.

  8. kosong says:

    yang sakit aja pengen hidup ini yang hidup pengen mati… itu tadi yang bunuh diri laki kalo ciri ciri wanita yang bunuh diri kayak apa ya?

    • Aldy says:

      Laki sama perempuan cirinya kurang lebih saja Kang, kalau yang laki ditinggal istri maka yang perempuan ditinggal suami 😀

  9. narno says:

    beliau berhenti menulis usia 27 tahun, saya mulai menulis (publikasi media) umur 27 tahun

  10. nurhayadi says:

    Suicide…saya jarang mendapati orang yang bunuh diri bisa diselamatkan dari aksinya karena rata-rata mereka dah ketahuan mati. Kalo yang bisa diselamatkan yang tentament suicide…percobaan bunuh diri, biasanya melakukan aksi di depan orang banyak, minum baygon dll, yg seperti ini yg ngrepoti, paling cari sensasi thok, padahal sebetulnya takut mati.

    • Aldy says:

      Benar Nurhayadi,
      Kebanyakan yang benar-benar ingin bunuh diri tidak ada angin-tidak ada hujan tahu-tahu sudah kaku saja. Tetapi yang tentament suicide bisa menjadi nyata jika tidak langsung ditanggulangi.

  11. Mas Ben says:

    Tips untuk yang ngebet bunuh diri :
    1. Pastikan tahu bner bahwa sudah diintai sama malekat Izroil
    2. Pastikan cara bunuh diri paling efektif dan tidak menyakitkan
    3. Pastikan mendapat restu Tuhan

    Bayangkan jika gagal, apa gak malu banget tuh plus sakit tiada tara seumur hidup hayoooo hehehe

    Salam bentoelisan

    Mas Ben

  12. ceuceu says:

    kadang saya berpikir… ‘ apa yang ada di benak mereka yang bunuh diri ya…? ”

    ada rasa kasian tapi juga menyayangkan… kesulitan hidup ( yang sebagian besar menjadi penyebab bunuh diri ) yang dialami banyak orang di negeri ini mkin tidak pernah kita rasakan… saya hanya dapat katakan kepada mereka .. untuk tetaplah semangat.. Allah senantiasa menolong kita…

    • Aldy says:

      Benar Teh,
      semua orang punya masalah, tetapi jika kita punya banyak teman yang bisa diajak sharing kayaknya bisa sedikit mengurangi keinginan yang tidak rasional itu.

  1. 26/02/2010

    […] Read this article: Aku, Saya dan Anda Ingin Hidup Berapa Lama ? – PersonField.web.id […]