Let’s Go To The Party.

Kunjungan ke desa-desa penuh duka dan suka. Bayangkan saja, kaki sudah terasa kram duluan ketika tahu perjalanan dengan jalan kaki harus ditempuh lebih dari 4 ( empat ) jam. Tetapi ketika sudah sampai dikampung rasa duka dan lelah karena perjalanan yang jauh menjadi hilang.

Keramahan penduduk setempat yang menjadi ciri utama daerah pedalaman menghilangkan rasa lelah, minum air kelapa muda menjadi sensasi tersendiri karena haus yang luar biasa. Foto-foto berikut ini, merupakan sebagian dari sekian banyak foto ketika narablog dan rekan-rekan menghadiri sebuah pesta. Sekaligus melakukan kegiatan sosial.


Perjalanan ditempuh dalam waktu kurang lebih 2.5 jam, melalui perbukitan dan jalan setapak. Rombongan kali ini kami berjumlah 9 orang. Desa yang dituju adalah desa Penyuguk, Kecamatan Ella Hilir. Desa ini masuk Kabupaten Pemekaran yaitu kabupaten melawi, Kalimantan Barat.

datang di kampung

Gambar 1 : Rekan-rekan narablog tiba didesa yang dituju.

Tetapi untuk mencapai desa ini, kami harus memasuki wilayah kalimantan tengah dulu, melewati Desa Tanjung Paku baru kemudian dilanjutkan ke Penyuguk.

Pesta identik dengan minuman keras berupa Tuak/Baram, yang terbuat dari ketan yang divermentasi, terasa manis tetapi memabukkan.

rehat dulu

Gambar 2 : Rehat dengan cara selonjoran, setelah berjalan selama 2.5 Jam

Biasanya pesta dilaksanakan dari pagi hari sampai pagi hari esoknya, dalam pesta biasanya keluar hidangan “pembuat hilang rasa malu”, yaitu tuak/baram dan sesekali miras yang terbuat dari rambutan.

suasana pesta ditempat terbuka

Gambar 3 : Pada pagi sampai dengan sore hari, pesta dan nganjan dilaksakan dilapangan terbuka.

Jika capek nganjan ( menari diiringi gong ), peserta diperkenankan istirahat, tetapi yang mendapat jatah kain batik/panjang, wajib nganjan lagi jika diajak, khususnya jika yang mengajak orang yang lebih tua dari kita.

rehat sejenak

Gambar 4 : Rekan-rekan narablog beristirahat sejenak sebelum melanjutkan nganjan-nya, perhatikan kain batiknya masih digunakan.

Gerak tari nganjang menjadi terasa indah setelah warming up dengan satu atau dua gelas Baram. Jangan banyak-banyak minumnya, ntar nganjanya berubah menjadi hot. 😀

nganjan

Gambar 5 : Nganjan, tari daerah diiringi dengan tetabuhan gong.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan ditaati, jika menghadiri acara seperti ini :

  • Jika kita tidak meminum minuman keras, katanya terus terang jangan mencari alasan yang lainnya. Karena jika ketahuan, maka kita tidak ada harganya lagi dikampung tersebut.
  • Pantang, menolak minuman yang diberikan oleh orang yang lebih tua dari kita. Triksnya, sentuh gelas yang digunakan untuk menyuguhkan minuman dan berpura-pura konsentrasi pada tarian/ganjannya
  • Jika dalam pesta ada daging ( biasanya sapi/ayam/bab1 ), jelaskan dengan pemuka masyarakatnya bahwa kita tidak makan bab1, nanti akan disediakan ayam atau daging sapi yang cara memasaknya dibedakan dan umumnya yang beragama Islam
  • Jika suguhi baram/tuak yang rasanya manis seperti air tapai, jangan tergoda untuk mencicipinya atau mau mabuk sampai besok paginya
  • Jika kebetulan mabuk tuak, jangan mandi ! karena jika mandi, maka anda akan mabuk lagi. Tunggu sampai rasa pusing sudah surut atau benar-benar hilang.

Jangan samakan pesta ini dengan Dugem di Ambassador atau Stadium, karena pesta ini sertai dengan suasana mistis juga. Ada yang mau ikut ?

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

57 Tanggapan

  1. saiful says:

    good story pak…., sebuah petualangan budaya…..

  2. Mas Ben says:

    Wah itu baram bisa buat terapi penyembuhan pemabuk Pak. Dikasih minum sekali, nanti kalau pengin tinggak dimandiin saja begitu seterusnya hehhhehe.
    Liputan eksklusif belum pernah ada di tivi 🙂

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  3. ceuceu says:

    kayaknya seru-seru gimanaa gitu.. 🙂 ada minuman,ada tari, ada mistis.. wuih.. indonesia banget kali ya…

    *pengalamannya seru bgt mas… tapi btw.. mas aldy yang mana sih.. ? heheh…

  4. Monyong says:

    Kalo gue sih disuguhin makanan or minuman apa aja, sikat aja, urusan halal haram belakangan drpd ntar gue di sate, kiamat deh..

  1. 19/11/2010

    […] Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Seruyan, dalam rangka mencari batas wilayah antara Desa Penyugu – Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat dan Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah, pencarian […]

  2. 15/02/2012

    […] berikut ini, lanjutan dari perjalanan kepedalaman tempo hari. Perhatikan rekan-rekan narablog harus melalui beberapa acara agar dapat diterima dengan […]