WWF Footprint Calculator; mesin penghitung gaya hidup hijau.

Perayaan earth hour yang akan memuncak pada malam ini mengajak masyarakat menyadari pentingnya penghematan energi dan kaitannya dengan emisi karbon dan perubahan iklim.

World Wildlife Fund Indonesia sebagai koordinator mengajak masyarakat untuk tak cuma hemat energi dengan mematikan lampu 1 jam dari pukul 20.30 WIB-21.30 WIB, tapi juga melanjutkannya sebagai gaya hidup.

Pertanyaannya, sudah seberapa hemat dan “hijau” hidup anda? Bagaimana mengevaluasi gaya hidup saat ini dan melihat apa saja yang harus ditingkatkan setelah earth hour?
WWF mengembangkan “WWF Footprint Calculator“. Kalkulator ini melihat gaya hidup dari pola konsumsi, pilihan moda transportasi dan lainnya yang bermuara pada informasi emisi karbon yang dihasilkan. Dengan kalkulator tersebut, setiap orang bisa mengevaluasi gaya hidupnya sehingga membantu strategi perubahan gaya apa yang harus dilakukan setelah earth hour.

Kalkulator bisa diakses di footprint.wwf. Pengguna tak perlu menghitung, tapi cukup dengan menjawab pertanyaan sesuai dengan gaya hidup saat ini.
Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah soal makanan. Misalnya, apakah mengkonsumsi makanan lokal serta apakah cenderung memakan daging atau sayuran. Hal lain adalah apakah memilih transportasi umum atau pribadi serta frekuensi melakukan perjalanan pribadi. Terkait rumah, pertanyaan yang diajukan adalah cara penghematan energi yang dilakukan.
Terakhir adalah pertanyaan seputar barang-barang yang dimiliki, misalnya perangkat elektronik, gadget, perhiasan, hewan piaraan dan sebagainya.

Di akhir, setiap pengguna akan diberi gambaran jumlah emisi karbon per tahun. Pengguna diberikan ilustrasi bahwa manusia hanya punya 1 planet dan apakah bumi saja cukup menopang gaya hidupnya.

Seberapa “Hijau” Hidup Anda? cari tahu dan perbaiki setelah perayaan Earth Hour.

Sumber : sains.kompas.com

Aldy M. Aripin

Seorang suami dari seorang istri, Ayah dari dua orang putri dan eyang dari dua orang putu. Saat ini bekerja sebagai profesional pada sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang pengusahaan hutan.

Mungkin Anda Tertarik

8 Tanggapan

  1. lozz akbar says:

    Earth hour tuh progam bagus Om, tapi semoga tidak hanya sebatas dilakukan pada saat itu. Setiap hari kita harus bijaksana dalam memakai listrik.. yang jaga warnet, matikan komputer klien saat tidak dipakai.. selain membantu beban bumi, kan membantu juragan juga biar gak banyak-banyak bayar rekening listriknya..

    hidup om Aldy.. dukung jadi Menteri Lingkungan Hidup untuk tahun depan haha

    • Aldy says:

      Seharusnya tidak hanya dilakukan pada waktu-waktu tertentu dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita ditengah gaya hidup orang kita yang konsumtif.
      Do’a kan saja aku bisa jadi bapak yang baik, gak usah jadi menteri ntar di demo lagi 🙁

      • bunda lily says:

        Mas Aldy insyaAllah sudah jd bapak yang baik 🙂
        jadi…….
        nanti pasti bisa jadi menteri yg baik juga 🙂
        jadi…………..kapan nih aku bisa memilih langsung ? 🙂
        salam

  2. bunda lily says:

    mudah2an aku bisa memulai dr diri sendiri, utk mulai hidup ‘green’
    karena suka lupa mematikan lampu atau peralatan yg gak sedang dipakai 🙁
    salam

    • Aldy says:

      Mudah-mudahan bunda, karena sebelum menerapkanya kelingkungan yang lebih besar, ada baiknya diterapkan pada diri sendiri dulu.

  3. Cahya says:

    Hidup saya hijau, lha di tengah sawah gini, ya hijau. Nama ini dan itu, sayurnya di halaman sendiri, ya hijau :).