Avatar dengan Foto Sendiri Sama Dengan Narsis, Benarkah ?
Artikel ini berasal dari perbincangan offline dengan teman-teman saya yang saat ini baru “belajar ” ngeblog. Dari hal yang non prinsip sampai pada hal yang prinsip. Dari sekian banyak yang dibahas entah mengapa saya tertarik dengan pendapat salah seorang teman yang mengatakan bahwa membuat avatar dengan foto sendiri adalah perbuatan narsis. Saya mungkin tidak perlu menjelaskan lagi arti/makna kata narsis, karena saya yakin rekan-rekan blogger pasti sudah tahu.
Kemudian dengan ilmu tenggelam-timbul yang saya miliki saya mencoba untuk menganalisa ( tentu saja analisa sekenanya ), benarkah avatar dengan foto sendiri adalah pebuatan yang Narsis ?
Jika merujuk pada kata narsis, mungkin ada benarnya penggunaan avatar dengan foto diri sendiri masuk kategori Narsis, apakah perbuatan itu dibenarkan ?
Please, jangan tanya saya dari sudut pandang agama, jika dari sudut ini yang rekan-rekan maksudkan silahkan tanyakan kepada kakak saya Mbak Dewi Yana.
Saya hanya mampu melihatnya dari sisi Self Branding, menurut saya, avatar dengan foto diri lebih menunjukan identitas yang jelas pemilik blog, dengan demikian jika kita sudah familir dengan avatar blog tertentu, tanpa melihat alamat blog, hanya dengan melihat avatarnya saja kita sudah tahu ini blog siapa, ini artikel siapa atau ini komentarnya siapa.
Saya sendiri, menggunakan avatar yang berbeda untuk setiap email saya dan saya enjoy melakukannya, rekan saya yang lain Mas HP Nugroho juga memiliki dua atau tiga avatar, Mas Abdul Cholik juga menggunakan avatar yang berbeda untuk setiap emailnya.
Lantas adakah yang salah ? saya mengatakannya TIDAK SALAH. Adakah pendapat rekan-rekan yang lain ? jika ada dan tidak berkeberatan mohon sharing alasan menggunakan avatar dengan foto sendiri.
