Dua kata diatas mengandung banyak makna, banyak arti yang tersirat dan tersurat. Mungkin inilah salah satu penyebab mengapa pelajaran Bahasa Indonesia berubah menjadi pelajaran yang semakin sulit. Dua kata saja bisa menjadi multi tafsir.

Penggunaanya harus memperhatikan “Sikontolpanjang” ( Situasi, Kondisi, Toleransi, Pandangan dan Jangkauan ), jika tidak salah penafsiran kemungkinan akan terjadi.

Tetapi ada juga yang beranggapan bahwa disinilah letak kehebatan Bahasa Indonesia, dengan alasan bahwa Bahasa Indonesia kaya dengan arti, kaya dengan makna…

Mohon jangan dipertanyakan mana yang benar dan mana yang salah, karena jika dimulti tafsirkan jawaban kedua belah pihak justru sama benarnya :D

Coba simak kata-kata berikut ini, dan mari sama-sama kita terjemahkan menurut tafsiran masing-masing :

Menutup mata = Meninggal Dunia/Mati/Berpulang Kerahmatullah/Tidur Selamanya/Berhalangan Tetap.
Menutup mata = Tidur/Tertidur.
Menutup mata = Mengatupkan kedua kelopak mata, sehingga biji mata tidak kelihatan.
Menutup mata = Tidak perduli, cuek, tidak mau tahu.
Menutup mata = Tidak membukan mata (?)
Menutup mata = ???

Ada yang lain ?