Tagged : puisi

Kau…

Kau…

Kau… Bertahun-tahun kau kerangkeng hatiku, bertahun-tahun pun kan penjarakan hatiku, tapi aku bahagia, bukan duka nestapa, tapi aku tertawa, bukan derita yang tiada terkira Kini kutahu, kau datang bukan cipta deritaku, kini ku sadari,...

Diam…

Diam…

Tak bersuara, sepi… sunyi… Puisi satu bait ini khusus dipersembahkan untuk Aliazblog Sekalian mau menyaingi puisi pendeknya mas Sunarno   Copyright secured by Digiprove © 2010 Aldy Markopiola

Aku, Kau dan Rasa Hati Kita.

Tik….tak….tik…tak…. Diamku dalam raga yang rapuh, terguncang Termangu, terayun detak jam dinding yang berisik Ku ingat engkau, pipit kecilku Aku merindungan kicauan sumbangmu Tapi mungkinkah ? Tapi haruskah ? Aku tak mungkin lagi merengkuh...